Penantian panjang Tommy Fleetwood di PGA Tour berakhir setelah berhasil menjuarai Tour Championship pada akhir pekan, Minggu (24/8), kemarin. Tidak hanya memenangi gelar pertamanya di PGA Tour, pegolf asal Inggris ini pun meraih FedEx Cup atas kemenangannya dalam Tour Championship di East Lake Golf Club. Ia membawa pulang cek senilai US$10 juta.
Fleetwood menyelesaikan putaran akhir dengan 68 sehingga mengumpulkan total 18-under par (262). Ia mengungguli rekan bermainnya satu grup, Patrick Cantlay dan Russell Henley, yang finis T2 dengan 15-under (265).
Keberhasilan di start ke-164 ini mengakhiri petualangan Fleetwood setelah start-start sebelumnya selalu berakhir tanpa kemenangan. Ia hanya mampu finis 30 kali top 5. Dua di antaranya hampir mendekati gelar juara di babak Playoff, T3 di St. Jude’s Championship dan T4 di BMW Championship. Di playoff Tour Championship, Fleetwood yang memasuki putaran akhir dengan berbagi posisi di puncak leaderboard memang harus membuktikan diri bahwa ia memang bisa bersaing di PGA Tour.

“Sayang sekali ceritanya sudah berakhir,” kata Fleetwood yang berhasil menuntaskan kegagalan demi kegagalan. “Saya menikmatinya dengan cara yang aneh selama itu berlangsung. Saya akan bangga dengan kekuatan yang harus saya tunjukkan untuk terus kembali dan membuktikan bahwa hal itu bisa dilakukan jika Anda cukup tangguh dan terus menempatkan diri dalam situasi tersebut.
“Aku akan menengok ke belakang dan bisa menceritakan kepada orang-orang bahwa aku benar-benar, benar-benar senang bisa berbicara dengan anak-anak atau calon pegolf atau calon atlet, apa pun yang mereka coba lakukan, dan aku bisa dengan jujur berbicara tentang menunjukkan ketahanan atau terus kembali setelah kekalahan berat dan terus bekerja, serta semua hal itu dan keterampilan yang harus kamu gunakan untuk menempatkan dirimu di sana lagi dan akhirnya mencapainya,” tambah peraih 7 gelar DP World Tour.
Sebelum memulai Tour Championship, Fleetwood berada di posisi kelima dalam perolehan poin FedEx Cup. Setelah menjadi juara, ia pun menyodok ke posisi puncak. Fleetwood menjadi pegolf pertama di masa FedExCup (sejak 2007) yang menyabet gelar pertama PGA Tour melalui kemenangan di Tour Championship.

Pekan sebelumnya Fleetwood baru finis di posisi T4 dalam di BMW Championship. Ketika itu, ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang finis di posisi Top 6 dalam leaderboard setelah setiap putaran FedExCup Playoffs.
“Saya pikir mudah bagi siapa pun untuk mengatakan bahwa mereka tangguh, bahwa mereka bisa bangkit kembali, bahwa mereka memiliki semangat juang – tapi itu berbeda ketika Anda benar-benar harus membuktikannya,” jelas Fleetwood. “Ada berbagai jenis kekuatan mental.”
“Saya jelas telah membuat kesalahan di momen-momen kritis turnamen dan mungkin pernah mengambil keputusan yang meragukan, mungkin pernah melakukan pukulan yang buruk, tapi saya harus memiliki kekuatan mental dengan cara yang berbeda. Saya sangat senang bahwa saya bisa menjadi bukti bahwa jika Anda melakukan semua hal yang benar – dan terus melanjutkannya – hal itu bisa terjadi,” kata pegolf Inggris berusia 34 tahun ini.
Menjuarai Tour Championship ini sekaligus menjadi sinyal bagi para pegolf PGA Tour bahwa pesaingnya dari Eropa ini memulai babak baru dengan mentalitas juara. Fleetwood menjadi ancaman baru yang perlu diwaspadai para pegolf AS. Kemenangan Fleetwood ini sekaligus menandai kebangkitan pegolf Inggris di Benua Merah Amerika setelah sekian lama.



