Tahun 2024 menjadi tahun yang “luar biasa” bagi Lydia Ko. Dia sukses melengkapi trifecta Olimpiade dengan medali emas di Paris sebelum mengakhiri puasa gelar major selama delapan tahun dengan memenangkan Women’s British Open.
Namun, kejutan besar datang ketika pegolf asal Selandia Baru yang lahir di Korea Selatan ini tampil glamor di sampul majalah Vogue Korea edisi Maret. Ko yang merupakan member Hall of Fame LPGA ini muncul sebagai salah satu wanita inspiratif dari berbagai industri yang berbagi cerita tentang pekerjaan dan kesuksesan mereka.
“Saya sangat senang bisa tampil di majalah fashion di luar pakaian golf. Tapi model mungkin bukan hal yang akan saya lakukan dalam waktu dekat. Model itu butuh banyak waktu untuk latihan agar punya jalan atau gaya foto yang sempurna”, ujar Ko dalam konferensi pers menjelang HSBC Women’s World Championship di Sentosa Golf Club, Rabu (26/2).

Fokus pegolf No.3 Dunia ini masih sepenuhnya pada golf, seperti yang dia pastikan dengan niatnya untuk meraih gelar major lainnya, diluar koleksi tiga gelar majornya (Evian Championship, Chevron Championship, dan British Open).
Kemenangan Ko di British Open di St Andrews menjadi pemicu impian ini, meski peraih gelar juara LPGA Tour 22 kali itu mengakui bahwa sebelumnya peluangnya tidak terlalu besar, karena performanya di lapangan links tidak begitu bagus.
Pegolf berusia 27 tahun ini juga sempat berpikir untuk pensiun pada usia 30 tahun, namun mengaku bahwa hal itu masih terlalu dini untuk diputuskan sekarang.
“Saya cuma berusaha menjalani hari demi hari. Itu masih pertanyaan jauh ke depan, tapi 30 tahun masih lama,” kata Ko. “Jadwal saya juga berubah. Dulu saya pikir cuma akan main 10 sampai 15 turnamen tahun ini, tapi sekarang malah lebih dari 20,” tambahnya.
Ko memulai musim LPGA 2025 dengan finis di posisi keenam di Tournament of Champions yang berlangsung di Orlando dan melanjutkannya dengan tied di posisi ke-48 di Founders Cup, Florida.



