Mantan pegolf No. 1 Dunia Lorena Ochoa menjadi Anggota Kehormatan Royal and Ancient Golf Club of St Andrews. Ochoa. Prestasi dan kontribusi pegolf asal Meksiko dalam golf menjadi dasar pengangkatannya.
Royal and Ancient Golf Club of St Andrews mengumumkan telah mengangkat anggota kehormatan baru. Dia adalah Lorena Ochoa, anggota World Golf Hall of Fame sejak 2017. Pengangkatan mantan pegolf No. 1 Dunia tersebut didasari atas prestasinya ketika masih berkarier dan juga kontribusinya terhadap olahraga golf sejak pensiun.
Sepanjang karier profesionalnya, Ochoa telah mengoleksi 2 gelar major dari 27 trofi LPGA yang telah direngkuhnya. Berkat raihan prestasinya, wanita yang kini berusia 44 tahun tersebut diakui sebagai pegolf Meksiko terbaik (dari semua gender yang pernah menduduki posisi nomor satu sepanjang masa) dan salah satu pemain wanita paling berbakat yang pernah bermain di golf profesional wanita.
Ochoa meraih gelar pertama major pada 2007 di St. Andrews dalam turnamen yang saat ini dikenal dengan nama AIG Women’s Open, Championship pertama yang digelar di home of golf. Sebelumnya, wanita kelahiran Guadalajara, Meksiko, telah mengukir 11 kali Top 10 dalam 14 kali penampilan di major championship, termasuk 2 kali finis runner-up. Kemudian, gelar major pertamanya terukir di St. Andrews.
Ochoa mengoleksi 21 gelar juara antara 2006 dan 2008, termasuk gelar kedua major di Chevron Championship pada 2008. Mantan mahasiswa University of Arizona kemudian menjadi pegolf No. 1 Dunia secara berturut-turut selama lebih dari 3 tahun (158 minggu), dari 2007 hingga 2010, pemegang rekor kedua terbanyak di LPGA Tour.
“Merupakan suatu kehormatan bagi saya menjadi Anggota Kehormatan Royal and Ancient Golf Club of St Andrews,” kata Ochoa. “St Andrews memiliki tempat istimewa di hati saya setelah kemenangan saya di sana pada tahun 2007, dan saya bangga kini bergabung dengan kelompok terhormat di klub yang memiliki begitu banyak sejarah dan prestise.”
“Saya menikmati waktu bermain di level tertinggi dan terus menikmati mempromosikan golf agar lebih banyak orang dapat menikmati olahraga yang indah ini,” tambahnya.
Ochoa memutuskan pensiun dari golf di usia 28 pada 2010, ketika masih menduduki posisi No. 1 Dunia. Ia ingin fokus pada keluarga dan yayasan amal barunya, Lorena Ochoa Golf Foundation (FLO). Yayasan ini Ochoa bertujuan untuk menyampaikan pelajaran hidup tentang pendidikan dan nilai-nilai keluarga. Sebanyak 29 sekolah di 12 negara bagian berbeda di Meksiko, dan pada 2024, total 13.000 anak, telah dibantu FLO dengan memberikan beasiswa kepada mereka untuk memberikan masa depan yang lebih baik bagi masing-masing.



