Penampilan Joaquin Niemann yang on fire tidak mampu dibendung para pesaingnya pada putaran akhir LIV Golf Singapore presented by Aramco. Duel yang ditunggu-tunggu antara Dustin Johnson (DJ) dan Niemann justru tidak terjadi. Ketika penampilan DJ terkesan antiklimaks, laju Niemann justru tidak tertahankan.
Membukukan 65 (6-under), Niemann mengakhiri putaran akhir di Serapong Course, Sentosa Golf Club, dengan total 17-under. Pegolf Cile berusia 26 tahun tersebut menyabet trofi keduanya di musim ini dan keempatnya selama bergabung di LIV Golf.

“Hari ini adalah salah satu hari di mana semuanya berjalan sesuai keinginan saya,” kata Niemann. “Saya merasa saya benar-benar fokus pada momen pada pukulan-pukulan dari tee yang sulit di awal ronde dan saya bisa melakukannya dengan cepat sehingga membantu saya membangun momentum dan merasa bebas sepanjang putaran.”
Kapten Torque GC Niemann memulai putaran akhir dengan posisi tie di puncak leadeboard dengan kapten 4Aces GC Dustin Johnson di 11 under. Namun, usai birdie di hole pertama, Niemann seperti mendapatkan motivasi besar untuk terus melaju. Ia menambahkan 4 birdie di sembilan hole pertama dan 1 birdie lagi di sembilan hole kedua.

Niemann memenangi LIV Golf Singapore dengan keunggulan lima pukulan dari Brooks Koepka yang berada di posisi kedua. Koepka yang mengumpulkan skor total 12-under berhasil menyodok ke posisi runner up setelah membukukan skor 65 (6-under), melewati Ben Campbell (11-under) dan David Puig (10-under).
Di nomor beregu, kejutan justru terjadi. Tim Fireballs GC berhasil mengulang kesuksesannya di 2 event LIV sebelumnya dengan mengukir juara di Sentosa Golf Club. Memulai putaran akhir dengan tertinggal 8 pukulan dari 4Aces GC (20-under), tim pimpinan Sergio Garcia berhasil menutup putaran akhir dengan skor total 22-under, yang kemudian disusul Legion XIII di posisi kedua dengan 19-under dan 4Aces 18-under di peringkat ketiga.

“(Saya) Sangat bangga dengan cara mereka bermain dan apa yang telah kami raih,” ujar Garcia, yang didampingi para anggota timnya: David Puig, Abraham Ancer, dan Luis Masaveu.
Fireballs menorehkan rekor baru sebagai tim pertama yang mengukir 3 gelar berturut-turut setelah 4Aces menorehkannya pada 2022.



