Dustin Johnson tampil dominan pada putaran pertama LIV Golf Singapore presented by Aramco. Membukukan skor 63 (8-under), kapten 4Aces GC Captain tersebut langsung memimpin klasemen hari pertama LIV Golf Singapore presented by Aramco yang berlangsung di Serapong Course, Sentosa Golf Club. Skor 8-under ini merupakan hasil terbaik Johnson dalam penampilannya di single-round LIV Golf dalam 109 putaran musim reguler sepanjang kariernya.
Johnson berhasil mencapai 16 green dari 18 green, pencapaian terbaiknya di lapangan, dan hanya missed 3 fairway dari 18 fairway. Sementara itu, putting-nya pun memang luar biasa, terutama di hole 14 par-3 saat ia melakukan birdie putt dari jarak 18 meter.
“Saya bekerja keras dalam beberapa hari terakhir pada putter,” kata Johnson. ”Dan itu membuahkan hasil.”

Penampilan Johnson di Singapura ini berbanding terbalik dengan permainannya di Hong Kong pekan lalu. Ia harus bermain dalam kondisi cedera di bahu kanannya. Dua hari pertama Johnson mencetak 75-72 dan harus berada di posisi terakhir klasemen. Meski sempat bermain bagus di hari terakhir dengan 64 (6-under), Johnson yang mendapat perawatan menjelang putaran akhir tetap berada di posisi terbawah.
“Saya tidak bisa menoleh ke kanan,” jelas Johnson. “Saya seperti menarik saat berada di ayunan, jadi saya memukul semuanya ke kiri. Itu sama sekali tidak menyenangkan.”
Johnson memang sedang mengincar gelar individu keempatnya di LIV Golf League. Ia telah memenangi satu gelar di tiga musim pertama LIV Golf dan bisa menjadi pemain pertama yang mampu memenangi gelar dalam empat musim.

Johnson sementara unggul 3 pukulan dari pesaing terdekatnya dari Torque GC, Sebastián Muñoz, yang masih mencari gelar pertamanya di LIV Golf. Muñoz yang membukukan 66 (5-under) berada di posisi kedua. Sementara, delapan pemain lainnya sama-sama berada di posisi ketiga, termasuk lima kapten tim–Jon Rahm (Legion XIII), Brooks Koepka (Smash GC), Joaquin Niemann (Torque GC), Louis Oosthuizen (Stinger GC), dan Cameron Smith (Ripper GC), yang sama-sama mencetak skor 67 (4-under).
Tidak hanya di nomor individual, tim yang dipimpin Johnson, 4Aces GC, pun berlari kencang. Dengan 14-under, 4Aces yang mencari gelar pertama setelah terakhir menang pada 2023 memimpin di nomor beregu. Namun, Torque GC yang berada di posisi kedua dengan 12-under tetap memberikan ancaman. Kemudian, tim Phil Mickelson, HyFlyers GC, menduduki posisi ketiga dengan 10-under. Jika Torque belum pernah menang lagi sejak 2023, HyFlyers belum pernah mencicipi satu gelar pun.
“Kami punya banyak golf yang dimainkan dalam 2 hari ke depan,” kata Niemann. “Kami senang melihat apa yang akan datang.”
HASIL BEREGU
- 4ACES GC -14(Johnson 63, Reed 68, Varner III 69, Pieters 70)
- TORQUE GC -12(Muñoz 66, Niemann 67, Ortiz 68, Pereira 71)
- HYFLYERS GC -10(Tringale 67, Mickelson 69, Ogletree 69, Steele 69)
- FIREBALLS GC -7(Ancer 67, Puig 68, Masaveu 70, Garcia 72)T5. STINGER GC -5 (Oosthuizen 67, Schwartzel 68, Burmester 70, Grace 74)T5. LEGION XIII -5 (Rahm 67, Surratt 68, Hatton 70, McKibbin 74)



