KETIKA BUDAYA TIMUR BERTEMU BARAT

Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengar kata Hong Kong? Pasti yang terbayang adalah bangunan-bangunan pencakar langitnya yang megah dengan latar cakrawala yang berwarna biru cerah dan perbukitan The Peak yang hijau beserta pelabuhan alami yang dalam. Lanskap ini memang menjadikan ikon Hong Kong dalam promosinya ke seluruh dunia.

Berada di pesisir selatan Cina, Hong Kong merupakan koloni Inggris dari tahun 1841 hingga 1997 ketika dikembalikan ke Republik Rakyat China. Tiongkok menyatakan Hong Kong sebagai wilayah administratif khusus negara dengan tingkat otonomi yang tinggi.

Perubahan pemerintahan ini tidak mempengaruhi status Hong Kong sebagai salah satu tujuan wisata paling populer di Asia. Kota yang buka 24 jam sehari dan 7 hari seminggu ini menawarkan beragam pengalaman menarik: bersantap, berbelanja, pemandangan ikonik, warisan budaya dan tradisi, alam terbuka, festival, olahraga, dan seni.

Di seberang air dari view paling terkenal di Hong Kong, jalanan berneon di Kowloon, distrik perkotaan lainnya di kota ini, jauh lebih ramai dan memberi hadiah bagi wisatawan yang berani dengan pemandangan Hong Kong yang sesungguhnya. Lebih jauh lagi, terdapat beberapa tempat pendakian paling hijau dan pantai-pantai paling sepi di Asia.

Meskipun banyak orang menganggap Hong Kong sebagai kota yang berpenduduk padat, sekitar 40 persen wilayah Hong Kong ditetapkan sebagai taman negara. Berkendara selama 20 menit dari mana saja di kota ini akan membawa Anda ke jalur pendakian yang melintasi daerah pegunungan yang rimbun dan pantai-pantai yang indah. Bagi pelancong yang aktif, ada paralayang di pegunungan, menyelam di lepas pantai, dan berlayar dengan speedboat. Anda mungkin bisa beruntung untuk melihat lumba-lumba merah muda yang terancam punah yang hidup di perairan Hong Kong.

Hong Kong terkenal dengan sistem transportasi umum yang hebat, terdiri dari bus, feri, kereta api, dan trem yang saling terhubung, yang memastikan setiap area di wilayah ini dapat dijangkau dengan mudah. Begitu kembali ke pusat kota, lebih dari 1.250 gedung pencakar langit yang menjulang tinggi di Pulau Hong Kong menciptakan pemandangan dramatis dari Pelabuhan Victoria. Selain mengagumi gedung-gedung pencakar langit ini, pengunjung juga dapat menikmati makanan lezat, kesempatan berbelanja kelas dunia, serta deretan bar dan klub yang seolah tak ada habisnya untuk menghabiskan waktu hingga larut malam.

Terlepas dari citra komersial Hong Kong, ada juga lanskap budaya dinamis yang berakar pada sejarah Tiongkok dan masa lalu kolonialnya. Kontribusi dari talenta yang tumbuh di sini telah memadukan keduanya dan melahirkan perpaduan unik dari dua budaya yang terlihat di sana saat ini. Hong Kong menjadi tempat pertemuan budaya Timur (Tiongkok) dengan budaya Barat (Inggris dan AS). Keberagaman budaya ini menjadikan Hong Kong destinasi yang sangat menarik untuk dikunjungi.

Penulis: Yulius Martinus/ OB Golf

Share with

More News

Pemenang Open Championship 2024 akan Terima US$3,1 Juta!

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Celebrity Pro-Am: Upaya Combiphar Tularkan “Virus” Golf di Kalangan Selebritas

Kompetisi The Indonesia Pro-Am akan Digelar untuk Kedua Kalinya

Digital Edition

COVER JUN JUL 2024
June - July 2024

Berburu Emas di Padang Le Golf National

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia