Keegan Bradley, Kapten Tim AS untuk Ryder Cup 2025

PGA of America mengumumkan bahwa Keegan Bradley sebagai kapten tim AS pada perhelatan Ryder Cup 2025. Pemilihan Bradley memang di luar kebiasaan. Kapten tim AS untuk Ryder Cup biasanya para pegolf yang tidak berada dalam puncak karier bermain mereka ataupun aktif dalam kompetisi. Namun, pegolf berusia 38 tahun tersebut masih tercatat sebagai pegolf No. 19 Dunia dan menjuarai Travelers Championship pada Juni 2023.

“Kami bangga dan senang mengumumkan Keegan Bradley sebagai Kapten Tim AS untuk Ryder Cup 2025,” kata Presiden PGA of America John Lindert, seperti dikutip CNN. “Pengalaman Keegan di Ryder Cup sebelumnya, hubungan yang kuat dan semangat yang tak tergoyahkan untuk event ini akan menjadi bukti sangat berharga saat ia memandu Tim AS selama satu setengah tahun ke depan. Kami yakin bahwa dengan Keegan sebagai nakhoda, Tim AS akan berkompetisi di Bethpage dengan kepercayaan diri dan tekad yang sama seperti yang telah mendefinisikan kariernya.”

Ini tentu saja akan menjadi pengalaman baru bagi Bradley di tampuk kepemimpinan. Juara PGA Championship 2011 tersebut belum pernah menjadi asisten kapten untuk Ryder Cup atau Presidents Cup, yang biasanya menjadi CV bagus untuk terpilih sebagai kapten di tim Ryder Cup. Sebagai pemain, Bradley hanya tampil 2 kali di tim Ryder Cup AS, dan keduanya mengalami kekalahan (2012 dan 2014). Ia sendiri memiliki rekor di Ryder Cup 4-3 (menang-kalah).

“Saya merasa sangat terhormat untuk menerima kesempatan ini sebagai Kapten Tim Amerika Serikat di Ryder Cup 2025,” kata Bradley. “Saya ingin berterima kasih kepada Komite Ryder Cup PGA of America atas kepercayaan mereka kepada saya saat kami akan memulai perjalanan ke Bethpage Black.

Penunjukan Bradley sebagai nakhoda tim AS mengakhiri spekulasi kabar bahwa Tiger Woods bakal mengisi posisi prestisius itu. Banyak fan golf AS berharap PGA of America memilih Woods setelah tim AS kalah telak pada Ryder Cup tahun lalu dari tim Eropa dengan 16½-11½ di Italia. Kapten Zach Johnson menerima banyak kritikan atas sejumlah alasan, dari 6 pilihan kapten yang memiliki total rekor 4-12-4 (menang-kalah-draw) dalam pertandingan mereka di Ryder Cup, keputusan pemilihan pairing, hingga kurangnya persiapan dan motivasi untuk event ini.

Woods memang memiliki rekor bagus ketika mengomandani Tim AS yang berhasil comeback dari ketertinggalan menjadi kemenangan 16-14 atas Tim International dalam Presidents Cup 2019 di Australia. Namun, Ryder Cup memang dipandang sebagai sebuah langkah dalam prestise. Sebagai pemain, Woods telah memperkuat 8 kali dalam Tim USA di Ryder Cup, tetapi hanya mencatatkan rekor 13-21-3. AS hanya menang sekali saat Woods berada dalam tim.

Tiger Woods (kanan) dan Keegan Bradley, credit: TOSHIFUMI KITAMURA/AFP via Getty Images

Ketika digadang-gadang sebagai pengganti Johnson, Woods yang melakukan pembicaraan panjang dengan PGA of America terpaksa menolak tawaran tersebut. Namun, ia tetap membuka pintu untuk posisi itu di masa datang.

“Dengan tanggung jawab baru saya di Tour dan komitmen waktu yang terlibat, saya merasa saya tidak akan bisa memberikan waktu untuk Tim AS dan para pemain seperti yang dibutuhkan dari seorang kapten,” kata Woods dalam sebuah pernyataan.

“Itu tidak berarti saya tidak ingin menjadi kapten tim di masa depan. Jika dan ketika saya merasa ini adalah waktu yang tepat, saya akan menyerahkan keputusan kepada komite ini.”

Woods saat ini memang terlibat penuh dalam tata kelola PGA Tour, setelah ditunjuk sebagai wakil ketua dewan direksi PGA Tour Enterprises yang baru dibentuk, dan merupakan salah satu pemain kunci yang mencoba menengahi kesepakatan antara tour dan penyandang dana LIV Golf dari Arab Saudi (PIF). Woods juga masih bermain meskipun mengalami cedera yang membatasi penampilannya di turnamen-turnamen major.

Share with

More News

Mantan Juara Indonesian Masters Puncaki Klasemen Ronde Pertama LIV Golf Singapore

Sergio Garcia dan Fireballs GC Nantikan Momen Kebangkitan di Aramco LIV Golf Singapore

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Rahm Incar Gelar Beruntun, Niemann Bertekad Pertahankan Gelar di Singapura

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa