Pergelaran Evian Championship 2026 menjadi pekan yang luar biasa untuk Haeran Ryu. Belum selesai euforianya menyabet trofi major pertama di KPMG Women’s PGA Championship pada 3 pekan lalu, pegolf Korea Selatan ini kembali menorehkan prestasi yang sama di Evian Golf Resort dalam perhelatan turnamen major keempat musim 2026.
Ryu, yang meraih major pertamanya pada 29 Juni lalu, berhasil mengalahkan Brooke Henderson (CAN) di hole tambahan pertama untuk menjuarai Evian Championship yang menjadi gelar major keduanya pada Minggu (12/7) kemarin. Pegolf Korea berusia 25 tahun tersebut terpaksa melanjutkan ke putaran play-off setelah melepaskan keunggulan 3 pukulan di putaran keempat sehingga bisa tersusul Henderson–yang tertinggal 7 pukulan ketika memulai putaran akhir–di puncak klasemen dalam putaran akhir. Beruntung, Ryu bisa membukukan birdie di hole 18 untuk bertanding di babak penentuan tersebut.

Memasuki putaran akhir dengan 194 (11-under), Ryu sebenarnya tinggal mengamankan posisi puncaknya di partai hari Minggu itu. Sayang, keunggulan 3 pukulan dari Aki Iwai (JPN) tergerus dalam 18 hole akhir itu. Henderson yang tampil on fire berhasil menyodok ke posisi puncak dengan 19-under setelah mencetak eagle—yang merupakan prestasi ketiganya di hari itu–di hole 18. Ryu yang membutuhkan birdie di hole akhir untuk melanjutkan ke partai play-off mampu mewujudkan skor penentu itu.
Ryu hanya membutuhkan 1 hole untuk menghentikan langkah Henderson yang berupaya menjuarai kembali Evian Championship setelah pada 2022. Putt kedua Ryu yang bernilai birdie berhasil masuk, sedangkan Henderson harus puas dengan par. Evian Championship menjadi trofi major kedua Ryu.

“Ini,” kata pegolf Korea berusia 25 tahun, yang basah kuyup oleh sampanye dan memeluk trofi di lengan kirinya, “masih terasa seperti mimpi saat ini.”
“Sebelum tiga minggu ini,” tambahnya, seperti dikuti AP, “saya belum pernah memenangkan turnamen major — sekarang sudah dua kali berturut-turut. Saya sangat bahagia, saya tidak percaya.”

Untuk pertama kalinya dalam sejarah golf wanita, ada dua pemenang turnamen major dalam satu tahun yang sama. Nelly Korda, yang merupakan pegolf No. 1 Dunia, memenangkan dua turnamen major pertama tahun 2026: Chevron Championship dan U.S. Women’s Open. Kini, Ryu menorehkan prestasi yang sama.
Bedanya, Ryu menorehkan prestasi tersendiri di Evian Championship tahun ini. Ia mencetak scoring record untuk event-event major LPGA (bahkan turnamen major di seluruh dunia) dengan mengukir skor 60 (11-under). Skor Ryu lebih baik 1 pukulan dari rekor terendah sebelumnya (61) untuk 1 putaran, yang dicetak Leona Maguire dan Jeung-eun Lee6 pada 2021, serta Hyo Joo Kim (2014). Skor terendah dalam turnamen major pria dicetak 4 pemain: Branden Grace di Royal Birkdale (Open Championship 2017), Xander Schauffele dan Rickie Fowler (U.S. Open 2023) di Los Angeles Country Club, serta Schauffele dan Shane Lowry (PGA Championship 2024) di Valhalla.

Ryu sendiri tidak menyadari apa yang telah dibuatnya hingga melihat scorecard dan menghitung semua sub-par holes—9 birdie dan 1 eagle–, kemudian menyadari bahwa lapangan yang dimainkannya adalah par 71.
“Tapi setelah melakukan pukulan putt dan aku menghitung skorku bersama caddie-ku,” katanya. “Ya ampun, hari ini skornya 11-under- par. Rasanya luar biasa sekali. Caddie-ku bilang, ‘Iya.’ Aku sangat bahagia saat ini.”
Tidak hanya itu, gelar juara di kejuaraan major Amundi Evian Championship 2026 ini pun menjadi momen istimewa Ryu. Sebelas tahun yang lalu, 2015, ia pun menjuarai Amundi Evian Juniors Cup di lapangan yang sama.

“Saat ini ini masih seperti mimpi karena sebelum tiga minggu terakhir ini saya belum pernah memenangkan kejuaraan Major, tapi sekarang sudah dua kali berturut-turut. Saya sangat bahagia dan masih belum percaya,” kata Ryu.
“Saya memiliki kenangan indah saat berusia 14 tahun, ketika saya meraih kemenangan bersama teman-teman dan Tim Korea. Saya selalu berharap bisa meraih gelar major di Evian Championship karena saya memiliki kenangan indah di sana dan lapangan ini sangat indah.”
Ryu mewujudkan harapannya itu 11 tahun kemudian….



