Duo Thailand Tampil Tangguh Rebut Gelar Juara

Tanah Sulawesi menjadi saksi lahirnya dua juara dari Thailand pada turnamen South Sulawesi Amateur Open (SSAO) 2026. Khan Batraphuntana berhasil mengamankan gelar juara di Men Division, sementara rekan senegaranya, Ploynaphat Amornvanich, keluar sebagai yang terbaik di Ladies Division.

Berlangsung selama tiga putaran di Padivalley Golf Club, Gowa, Sulawesi Selatan, pada 22–24 September 2026, turnamen yang diikuti 72 peserta dari enam negara ini menghadirkan persaingan yang ketat hingga putaran terakhir. Tidak ada perjalanan yang mudah bagi para peserta. Kondisi lapangan yang kering akibat musim kemarau membuat para pegolf harus mampu mengatur strategi, menjaga konsistensi permainan, sekaligus mengendalikan tekanan ketika posisi di papan klasemen terus berubah.

Perjalanan Khan Batraphuntana menuju podium tertinggi tidak berjalan mulus sejak awal. Pegolf yang akrab disapa Daiki itu sempat mengawali turnamen dengan permainan yang belum maksimal. Namun, ia mampu bangkit pada dua putaran berikutnya dan perlahan menemukan ritme permainannya. Memasuki putaran terakhir, Daiki tampil lebih tenang dan memilih bermain disiplin untuk menjaga keunggulannya. Pegolf kelahiran 30 Juli 2009 tersebut akhirnya menutup ronde terakhir dengan skor even par. Hasil itu cukup untuk mengantarkannya menjadi juara Men Division SSAO 2026.

Khan Batraphuntana | Kredit Foto: Dokumentasi SSAO 2026

Persaingan tak kalah menarik terjadi di Ladies Division. Ploynaphat Amornvanich tampil konsisten sejak awal dan terus berada di posisi teratas. Namun, posisinya tidak sepenuhnya aman. Wakil Indonesia, Lydia Sitorus, terus memberikan tekanan dan menunggu kesempatan untuk mengambil alih puncak klasemen. Ploynaphat mampu menjaga permainannya hingga putaran terakhir. Dengan tetap fokus dan menghindari kesalahan di hole-hole penting, pegolf Thailand tersebut akhirnya menyelesaikan tiga putaran dengan total skor 222 (+6).

Ploynapat Amornvanich | Kredit Foto: Dokumentasi SSAO 2026

Dari kubu Indonesia, Mochtar dan Lydia Sitorus terus memberikan perlawanan hingga putaran terakhir. Mochtar tampil lebih agresif pada ronde penentuan. Pegolf asal Kalimantan Timur itu berhasil mencetak dua birdie di front nine, sekaligus membuka peluang untuk memangkas jarak dengan Khan. Momentum tersebut membuat persaingan Men Division kembali menarik. Namun, memasuki back nine, Mochtar belum mampu menambah birdie. Hingga pertandingan berakhir, ia harus puas finis sebagai 1st Runner Up, dengan selisih dua pukulan dari Khan Batraphuntana.

Mochtar | Kredit Foto: Dokumentasi SSAO 2026

Sementara itu, Lydia juga sempat membuka peluang untuk merebut gelar Ladies Division. Birdie di hole 13 membuat jaraknya dengan Ploynaphat semakin dekat dan persaingan kembali memanas. Sayangnya, Lydia belum mampu kembali mencetak birdie hingga hole terakhir. Ia harus puas bermain par di sisa pertandingan dan mengakhiri SSAO 2026 sebagai 1st Runner Up.

Lydia Sitorus | Kredit Foto: Dokumentasi SSAO 2026

Hasil SSAO 2026 sekaligus memperlihatkan persaingan golf amatir yang semakin kompetitif di kawasan Asia Tenggara. Dua gelar juara berhasil dibawa pulang Thailand, sementara wakil Indonesia memberikan perlawanan hingga hole terakhir di kedua divisi.

Share with

More News

Presidents Cup: AS Ciptakan “Keajaiban di Medinah” Part 2

J.Lindeberg “The In-Between” Rayakan Cerita di Balik Setiap Permainan

Tim AS Bidik Gelar ke-11 Beruntun di Presidents Cup 2026

Peter, Jowi dan Kevin Satukan Swing dan Kepedulian, Gelar Coaching Clinic untuk Korban Bencana

Digital Edition

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

slot gacor

bonanza88bet

bonanza88bet