Duo Thailand Rajai Nomor Individual

Dua pegolf asal Thailand, Parin Sarasmut dan Suvichaya Vinijchaitham, memastikan kemenangan mengesankan pada Mandiri Ciputra Golfpreneur Junior World Championship yang berakhir pada 1 Juni kemarin. Bermain dalam 54 hole di Damai Indah Golf PIK Course, kedua atlet remaja tersebut mencatat skor total 12-under 204 dan 7-under 209 untuk menjadi yang terbaik.

Turun putaran final dengan keunggulan lima pukulan, Sarasmut terlebih dahulu membuka hole awal dengan bogey. Meski berhasil bangkit berkat dua birdie di hole 6 dan 7, ia kembali mendapatkan double bogey, yang rupanya memberikan kesempatan pesaing terdekatnya, Kittada Kosalutta (THA), untuk menipiskan defisit pukulan.

Credit: Ciputra Golfpreneur

Kosalutta berhasil memangkas selisih skornya menjadi dua pukulan berkat tiga birdie yang dikurangi satu bogey di sembilan hole pertama. Ia bahkan sempat menyamai perolehan Sarasmut setelah mendulan tiga birdie dari hole 14, 15, dan 16. Sayangnya, di hole terakhir ia justru mendapat bogey sehingga memupus harapannya untuk setidaknya memaksakan play-off.

”Permainan saya hari ini sebenarnya tidak begitu bagus, saya malah banyak melakukan kesalahan pada beberapa pukulan yang relatif mudah,” tutur Sarasmut. ”Kittada memang memberi tekanan buat saya, tapi saya pikir hal yang sama juga terjadi kepadanya. Di hole terakhir itu pukulan 3-wood miliknya justru masuk ke air sehingga membuat saya bisa lebih tenang.

”Saya merasa sangat bangga bisa menempatkan nama saya di trofi itu,” ujar Sarasmut, yang juga mendapat hak bermain pada ajang Ciputra Golfpreneur Tournament, ajang Asian Development Tour yang akan digelar di Damai Indah Golf BSD Course pada 23-26 Agustus mendatang berkat kemenangannya ini.

Di bagian putri, harapan Indonesia tertumpu pada Elaine Widjaja. Sayang, Suvichaya tampil begitu fenomenal di putaran akhir. Usai birdie di hole 2 dan 3 dan bogey di hole 4, pegolf berusia 16 tahun ini menutup sembilan hole pertamanya dengan 5-under dengan tambahan birdie dari hole 5, 6, dan 9.

Credit: Yongki Hermawan/Fotogolf.id

Birdie di hole 10 dan 11 praktis memperbesar selisih jarak yang Suvichaya dari Elaine. Meski membuat double bogey di hole terakhir, skor Suvichaya tidak terkejar. Ia berhasil menyabet gelar di Indonesia.

”Sebenarnya, saya merasa sedikit gugup, tapi saya pikir saya masih bisa mengendalikan suasana. Pukulan approach saya hari ini lebih baik daripada dua hari sebelumnya sehingga punya lebih banyak peluang birdie daripada dua hari sebelumnya,” tutur Suvichaya.

Meski memiliki keunggulan besar menuju hole-hole terakhir, Suvichaya harus mengingatkan dirinya agar tidak lebih tertekan dan melakukan kesalahan. ”Saya tidak memikirkan soal kemenangan.  Soalnya, sebelum ini saya juga pernah menang di Indonesia dan saya pikir saya bisa melakukannya lagi,” tambahnya.

Kemenangan ini melanjutkan dominasi Thailand di kelas putri, setelah pada 2018 dan 2019, status Girls Overall juga dimenangkan oleh pegolf Thailand, Phannarai Meesom-Us, yang kini telah beralih profesional.

Meski tidak berhasil menjuarai nomor individual putri untuk kelas umum, Elaine tetap meraih gelar untuk kelas A (15-17 tahun). Ia pun banyak belajar dari turnamen internasional ini.

Credit: Ciputra Golfpreneur

”Saya sempat main 3-under sampai hole 17, tapi harus dapat double bogey di hole terakhir karena melakukan kesalahan, tapi secara keseluruhan, ini bukan putaran yang jelek, hanya saja rekan main saya, Suvichaya, bermain lebih baik, jadi ini putaran yang sangat mengesankan,” ujar Elaine, yang merupakan salah satu atlet Ciputra Golfpreneur Foundation ini.

Keberhasilan Sarasmut dalam mencatatkan skor terendah sepanjang kejuaraan ini juga menjadi kunci bagi Tim Thailand 1 untuk menjuarai kompetisi beregu. Duetnya dengan Siradech Chanha membuahkan skor total 425, unggul lima pukulan dari Tim Jepang yang diwakili oleh Yuzuki Shirano dan Hiroki Ishiguchi (430). Adapun tempat ketiga menjadi milik Tim Singapura 1 yang terdiri dari Irvyn Tan dan Bruce Kwong.

Dari kompetisi beregu putri, Suvichaya dan rekan senegaranya Jiranan Lim sukses menorehkan skor total 431 yang memberi keungguan tiga stroke atas duo Jepang Ryou Manaka dan Yuka Nishina (434), serta Tim Singapura 1 yang diwakili Valencia Chang dan Chen Xing Tong (439).

 

Hasil Akhir Boys Overall

204 – Parin Sarasmut (THA) 62-70-72

205 – Kittada Kosalutta (THA) 67-70-68

211 – Yuzuki Shirano (JPN) 73-67-71

 

Hasil Akhir Girls Overall

209 – Suvichaya Vinijchaitham (THA) 72-70-67

213 – Elaine Widjaja (INA) 70-72-71

214 – Chen Xing Tong (SIN) 73-68-73

Share with

More News

Empat Asisten Kapten Tim Internasional Presidents Cup 2024 Diumumkan

Peningkatan Kualitas Turnamen Medco-Pondok Indah International Amateur 2024

Raja Baru OOM Asian Tour

14 Srikandi Profesional Indonesia

Digital Edition

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia

cover
October - November 2023

Petualangan Viking di Benua Merah