Putaran kedua 12th Pondok Indah International Junior Golf Championship menjadi bukti kedigdayaan para pegolf Korea Selatan. Dua pegolf asal Negeri Ginseng ini langsung memimpin setelah 36 hole pergelaran internasional edisi ke-12 di Pondok Indah Golf Course, pada Rabu (17/12). Mengumpulkan 138 (6-under-par), Gunwoong tinggal selangkah lagi untuk menjadi juara pertama kalinya bagi pegolf asal Korea di ajang ini.
Meski demikian, Gunwoong mesti mewaspadai pergerakan pegolf tuan rumah, Asyrafa Danis Suryanto. Pegolf Indonesia yang bermain di Kelas A tersebut tampil luar biasa di hari kedua. Bermain dengan skor 65 (7-under), Asyrafa langsung menyodok ke posisi 2 dengan total 142 (1-under).

“Ini skor terbaik yang pernah saya raih selama mengikuti pertandingan resmi. Saya sama sekali tidak berpikir bisa bermain sebagus ini. Hari ini saya memang datang lebih pagi untuk latihan dan mendapatkan feel untuk putting, dari jam 9 sampai menjelang tee off,” ungkap Asyrafa.
Menurutnya, kunci keberhasilan permainannya ada pada pukulan approach dan putting. “Banyak pukulan approach yang menempel dan mendekati lubang, sehingga mudah untuk memasukkan putt,” lanjutnya.

Walaupun tertinggal 5 poin dari Gunwoong, peluang Asyrafa dan beberapa pemain lain untuk menjadi juara jelas masih terbuka. Sadar akan persaingan yang tetap ketat, Gunwoong juga menunjukkan kegigihannya untuk mempertahankan posisinya. Ia bahkan memanfaatkan jeda akibat cuaca buruk untuk mengembalikan fokusnya.
“Ketika hujan mulai turun, kami mulai merasa kesulitan, tapi begitu hujan berhenti saya bisa kembali fokus ke permainan sehingga bisa finis dengan meyakinkan. Sebelum pertandingan dihentikan karena cuaca, saya sebenarnya tidak berada di posisi yang bagus, tapi penundaan tersebut justru membantu saya untuk mengembalikan suasana hati saya dan mendapatkan kembali momentum. Anda tidak akan pernah tahu bagaimana hasil akhirnya sampai pertandingan benar-benar selesai, jadi saya hanya akan berusaha main sebaik mungkin,” kata Gunwoong.

Pada kelompok putri, Kim Gyubeen berhasil menggeser pegolf kelas B, Jennifer Quinn Effendi dari puncak klasemen overall sementara. Pegolf kelas A asal Korea Selatan ini mencetak 73 pukulan atau 1 di atas par pada pertandingan hari kedua sehingga mengumpulkan 148 pukulan atau 4 di atas par.
“Kemarin pukulan tee saya banyak yang berakhir di posisi yang kurang bagus, tapi hari ini saya lebih bisa menempatkan bola di posisi yang lebih baik. Pukulan saya terasa lebih solid dan bisa mengamankan posisi bola. Selain itu, saya bisa mengeksekusi pukulan kedua dengan lebih baik. Mungkin saya lebih banyak beruntung hari ini sehingga bisa main lebih bagus,” kata Gyubeen yang mencetak satu eagle, 2 birdie, 3 bogey, dan satu double bogey.



