Delapan Tahun Berselang, Jonathan Wijono dan Naraajie Kembali Berburu Medali di Asian Games

Delapan tahun bukan waktu yang singkat. Namun bagi Jonathan Wijono dan Naraajie Emerald Ramadhanputra, perjalanan menuju  Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang, membawa mereka kembali ke panggung yang pernah menjadi bagian penting dalam perjalanan karier keduanya.

Jonathan dan Naraajie kembali dipercaya memperkuat tim nasional golf Indonesia setelah sebelumnya tampil pada Asian Games 2018 di Indonesia. Jika pada 2018 mereka bermain di hadapan publik sendiri di Pondok Indah Golf Course, kali ini keduanya akan menghadapi tantangan berbeda di Jepang, dengan pengalaman dan kematangan sebagai modal utama.

Tim nasional golf putra Indonesia bersama Sekjen PB PGI Suharsono saat pengukuhan kontingen Indonesia di Istana Negara, Selasa (9/9). Foto: Istimewa

Bagi Jowi –demikian biasa dia dipanggil– kesempatan kembali memperkuat Indonesia di Asian Games menjadi sebuah momen yang sangat dinantikan.

Excited to be able to play Asian Games lagi representing Indonesia, last time was 2018 di Indonesia. Will give my 100% untuk nyumbang medali buat Indonesia,” ujar Jonathan.

Pengalaman delapan tahun lalu memang menjadi bagian dari perjalanan Jowi. Pada Asian Games 2018, ia masih berstatus sebagai pemain amatir dan kini ia kembali dengan pengalaman yang jauh lebih banyak sebagai pemain profesional dan berkesempatan untuk berkontribusi lagi bagi tim Merah Putih.

Hal yang sama juga dirasakan Naraajie. Kembali masuk dalam skuad Asian Games setelah delapan tahun membuat perjalanan menuju Aichi-Nagoya terasa lebih personal.

“Buat aku, jalan menuju Asian Games ini campuran antara kebanggaan dan perjuangan. Semoga bisa kasih yang terbaik buat Indonesia,” ungkapnya.

Naraajie dan Jonathan Wijono saat bertanding di Asian Games 2018 yang berlangsung di Pondok Indah Golf Course. Foto: Yulius Martinus/ OB Golf

Pada Asian Games 2018, Jonathan dan Naraajie menjadi tulang punggung tim putra Indonesia bersama Kevin Caesario Akbar dan Almay Rayhan. Kini, keduanya menjadi dua nama yang kembali dipercaya untuk berbagi pengalaman sebelumnya kepada generasi baru dengan misi dan target menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia. Bersama Randy Bintang, Jonathan dan Naraajie menjadi trio yang mengemban target medali perunggu individual dan medali perak beregu.

Target tersebut menambah motivasi sekaligus tanggung jawab bagi keduanya. Pengalaman Asian Games 2018 dapat menjadi bekal dalam menghadapi tekanan kompetisi multi-event, sementara pengalaman mereka bertanding di level profesional diharapkan mampu membawa performa yang lebih matang.

Share with

More News

Dominasi Alit Jiwandana & Tomomi Ishihara Masih Tak Terbendung

Golfusion Golf Tournament 2026: Merangkai Swing, Membangun Koneksi, Membuka Peluang

Kasus DUI, Tiger Dilarang Nyetir 5 Tahun

Shot Scope Resmi Ekspansi ke Indonesia, Gandeng Leonian untuk Hadirkan Teknologi Golf Berbasis Data

Digital Edition

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta