Debut Mengesankan Andy & Asyrafa di Amateur Golf Indonesia

Kemenangan manis menghiasi debut Andy Sjaichudin dan Asyrafa Danish Suryanto di turnamen Amateur Golf Indonesia (AGI) yang dihelat di Gading Raya Golf Club pada 8-10 April 2025. Melalui pertandingan yang berjalan seru dan ketat, Andy berhasil keluar sebagai juara Mid-Amateur Series 2 usai membukukan skor total 142 (2 under-par), sedangkan Asyrafa tampil kokoh tanpa tergeser dari posisi puncak sejak putaran pertama (wire-to-wire) dengan keunggulan 6 pukulan dari pegolf asal klub Double B, Asa Najib Bhakti.

Andy Sjaichudin, yang notabene merupakan kakak dari pegolf profesional Indonesia, William Sjaichudin, tampil memukau selama dua hari pertandingan. Meskipun harus berjibaku menghadapi pegolf langganan juara Amateur Golf Indonesia, Alit Jiwandana, Andy berhasil memenangi duel hingga hole akhir tersebut.

Pada 9 hole terakhir, Andy terlihat lebih confident dalam menampilkan permainan. Torehan 2 birdie yang dikoleksi di hole 14 dan hole 15, membuat posisi Andy bisa lebih rileks di putaran akhir tersebut.

Andy Sjaichudin, Juara Mid-Amateur Series 2. Credit Foto: IP/ OB Golf

“Bersyukur bisa menang di turnamen AGI, walaupun baru pertama kali main. Di hari terakhir, permainan sebenarnya biasa saja, nggak terlalu tampil menyerang. Dua birdie di hole 14 dan hole 15 itu jadi kunci-nya sih. Nah, itu yang sepertinya membuat saya confident di sisa-sisa hole yang tersisa,” ungkap Andy Sjaichudin.

“Awalnya saya hanya ingin main seperti biasa, nggak mengharap untuk menang. Tapi untungnya selama dua hari main-nya stabil, jadi happy-lah bisa menampilkan permainan terbaik di AGI seri kali ini,” tambah Andy Sjaichudin.

Bergeser ke kategori amatir, Asyrafa Danish Suryanto yang menjadi salah satu murid dari NGI (National Golf Institute) berjaya di puncak klasemen hingga putaran terakhir. Mengawali dua putaran pertama dengan sangat begitu impresif dengan mengoleksi 70 (2 under-par) dan 71 (1 under-par), Asyrafa menatap putaran terakhir dengan begitu bersemangat. 

Asyrafa Danish Suryanto, Juara AGI Amateur Championship Series 4. Credit Foto: IP/ OB Golf

Walaupun bermain 1 over par di putaran terakhir, raihan Asyrafa tidak mampu terkejar dari pesaing terdekatnya yakni dua atlet Double B, Asa Najib Bhakti dan Randy Arbenata Mohamad Bintang.

“Pastinya seneng dan bersyukur banget saya bisa menang. Selama 3 hari turnamen yang membantu game saya yaitu short game-nya sih. Banyak up and down-nya, save par-nya terus walaupun wedge-nya atau approach shot-nya kurang deket ke pin gitu masih bisa save par” ujar Asyrafa Danish Suryanto.

Penampilan memukau di Amateur Golf Indonesia seri kali dirasa bisa menjadi modal berharga bagi pegolf berusia 14 tahun untuk tampil di The Royal Jepang pada pekan mendatang. Pasalnya, Asyrafa akan menjadi salah satu atlet dari Indonesia yang bakal tampil di turnamen yang sudah mulai dihelat pada 1922 silam.

“Sebenarnya turnamen ini dijadikan pemanasan buat turnamen minggu depan di Jepang. Jadi biar nggak kaget langsung ikut turnamen. Saya udah berhenti ikut turnamen dari Januari, terakhir kali ikut turnamen di Januari, jadi selama waktu kosong itu saya terus latihan terus bersama pelatih saya di NGI,” tambah Asyrafa.

Terus memberikan support bagi pegolf amatir di Indonesia, Amateur Golfers Indonesia (AGI) berkomitmen menjalankan peran positif untuk mendukung perkembangan golf di Tanah Air. Antusisme positif yang diperlihatkan oleh para pegolf-pegolf amatir makin memantapkan optimisme dari pengurus Amateur Golfers Indonesia (AGI) untuk memberikan pembelajaran lebih baik kedepannya.

Djonnie Rahmat, Ketua sekaligus pendiri AGI. Credit Foto: IP/OB Golf

“Memang Amatir Golfer Indonesia (AGI) ini mempunyai dua fungsi. Satu sebagai penyelenggara turnamen golf prestasi atau high level competition. Yang kedua adalah sebagai klub. Setelah kita melakukan turnamen-turnamen dan pembinaan secara konsisten, mereka percaya kalau kita melakukan kompetisi ini dengan cara yang berdisiplin dan mengikuti aturan, serta konsisten. Nah itu kesan seperti ini yang kuat di para pemain yang mengikuti turnamen-turnamen agi, sehingga mereka melihat bahwa kita lakukan secara profesional”, ungkap Djonnie Rahmat, Ketua sekaligus pendiri AGI.

Dengan motivasi positif dari seluruh elemen, baik pengurus AGI dan juga para pemain diharapkan kompetisi yang baik akan menghasilkan persaingan yang sehat dan tentunya melahirkan bibit-bibit muda potensial bagi perkembangan golf di Indonesia.

Share with

More News

DP World Tour Dituding Lakukan “Pemerasan”

HSBC Women’s World Championship: Hannah Green Raih Trofi Ketujuh LPGA

HSBC Women’s World Championship: Duo Australia Sukses Gusur Pemuncak 36 Hole

Program Ramadan ala Riverside Golf Club

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa