Brooks Koepka & Smash GC Pimpin Leaderboard

Hujan yang mengguyur Sentosa Golf Club hingga menunda putaran kedua LIV Golf Singapore selama 4  jam 45 menit tidak membuat permainan Brooks Koepka terganggu. Kapten Tim Smash GC justru bermain sempurna di hari kedua LIV Golf Singapore ini. Membukukan skor 64 (7-under), peraih 5 gelar major ini tidak membuat satu bogey pun pada Sabtu (4/5) ini. Hasil ini membuat Koepka bertengger sendirian di puncak klasemen dengan total 130 (12-under).

Kini, dengan keunggulan sementara 3 pukulan, Koepka tinggal menyelesaikan satu putaran lagi untuk mengukir rekor sebagai pegolf pertama LIV Golf yang bisa memenangi 4 gelar individual. Kesempatan ini sangat terbuka mengingat pegolf berusia 34 tahun pernah menghadapi dua peluang yang sama dengan selisih keunggulan yang tidak berbeda jauh, dan kemudian berhasil menyabet dua gelar tersebut di Orlando dan Jeddah.

Bagi Koepka, bisa menjuarai LIV Golf Singapore ini akan menjadi motivasi besarnya menjelang upayanya untuk mempertahankan gelar PGA Championship bulan ini. Meskipun bermain dengan penuh percaya diri, Koepka tidak menganggap remeh apa pun.

“Segalanya mungkin terjadi,” katanya. “(Talor) Gooch sedang membuntuti. Dia bermain di tempat ini dengan sangat baik. Saya hanya perlu keluar dan melakukan apa yang saya lakukan, dan dari sana, Anda bisa mengalahkannya. Saya tidak memiliki masalah dengan hal itu jika saya dikalahkan. Tapi saya hanya ingin keluar dan bermain golf dengan baik, dan hanya itu yang ingin saya lakukan, terutama menjelang PGA.”

Thomas Pieters

Juara bertahan Gooch berada di T3 merupakan satu dari empat pegolf yang mengumpulkan skor 8-under. Empat pegolf lainnya, Thomas Pieters, Adrian Meronk, Abraham Ancer, dan Matthew Wolff, berada di posisi T2, yang tentunya memberikan ancaman pula bagi Koepka.

Selain nomor individual, tim yang dikomandani Koepka, Smash GC, pun sementara memimpin leaderboard (23-under) dengan keunggulan satu pukulan dari Ripper GC. Selain Koepka, sumbangan poin didapat dari Gooch dan Graeme McDowell. Tim Ripper GC (Cameron Smith, Marc Leishman, Lucas Herbert, dan Matt Jones) dan RangeGoats GC (Bubba Watson, Wolff, Pieters, dan Peter Uihlein) masih memberikan ancaman yang bisa membuyarkan mimpi tim Smash untuk mengawinkan gelar individu dan beregu.

 

Klasemen Beregu

  1. SMASH GC -23 (Koepka 64, Gooch 66, Kokrak 71; Rd. 2 score -12)
  2. RIPPER GC -22 (Smith 65, Herbert 67, Leishman 67; Rd. 2 score -14)
  3. RANGEGOATS GC -21 (Wolff 65, Pieters 67, Uihlein 70; Rd. 2 score -11)

T4. CLEEKS GC -20 (Meronk 66, Bland 68, Kaymer 69; Rd. 2 score -10)

T4. FIREBALLS GC -20 (Ancer 67, Garcia 68, Chacarra 69; Rd. 2 score -9)

  1. LEGION XIII -17 (Hatton 68, Rahm 68, Vincent 68; Rd. 2 score – 9)

 

Share with

More News

BenQ Perkuat Posisi di Pasar Proyektor Simulator Golf Indonesia Lewat Teknologi Laser dan Durabilitas Tinggi

Sambut Peringatan Emas 50 Tahun, PGA Indonesia & PGA Tour Indonesia Melebur Jadi Satu Organisasi

Sports for Wishes Gelar Turnamen Golf Amal Kedua

SJM Macao Open 2026: Wang Wei-hsuan Bayar Lunas Kekalahan Tahun Lalu

Digital Edition

COVER OKT-NOV 2026_page-0001
Oktober - November 2026

Dua Nama Menorehkan Kisah Bahagia

COVER AUG-SEP 2026
Agustus - September 2026

Lima Dekade Perjalanan Golf Nasional

COVER JUN-JUL 2026
Juni - Juli 2026

Perjamuan Dua Major Tersulit Musim 2026

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

slot gacor

bonanza88bet

bonanza88bet