Tim nasional golf Indonesia mengawali perjuangannya di 20th Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan hasil cukup kompetitif. Pada putaran pertama yang berlangsung Rabu (30/9), enam pegolf Merah Putih tampil di nomor individu sekaligus memperkuat tim putra dan putri, dengan Jonathan Wijono menjadi wakil Indonesia dengan performa terbaik setelah membukukan skor 68 atau 2-di bawah par untuk menempati posisi T9 klasemen individu putra.
Jonathan memulai permainan dengan mencatatkan 37 pukulan pada sembilan hole pertama. Permainan kemudian membaik pada sembilan hole berikutnya dengan torehan 31 pukulan, sehingga ia mampu menutup Round 1 dengan skor 68.
Hasil tersebut menjadi modal positif bagi Jonathan untuk menghadapi putaran berikutnya. Dengan masih tersisa tiga putaran, Jonathan masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisinya di klasemen individu putra.

Sementara itu, Naraajie Emerald Ramadhan Putra menyelesaikan Round 1 dengan skor 71 atau satu di atas par (+1). Naraajie berada di posisi T23 klasemen individu putra.
Pegolf putra Indonesia lainnya, Randy Arbenata Mohamad Bintang, mencatatkan skor 73 atau tiga di atas par (+3) dan menempati posisi T33.
Ketiga hasil tersebut membawa Indonesia mengumpulkan total 139 pukulan atau satu di bawah par (-1) pada klasemen beregu putra. Indonesia untuk sementara berada di posisi ke-8 setelah Round 1.

Di sektor putri, Holly Victoria Halim menjadi pegolf Indonesia dengan catatan terbaik. Holly mencatatkan skor 72 atau dua di atas par (+2) dan berada di posisi T24 klasemen individu putri.
Sementara itu, Elaine Widjaja dan Kristina Natalia Yoko sama-sama membukukan skor 73 atau tiga di atas par (+3). Keduanya berada di posisi T30 setelah menyelesaikan putaran pertama.
Dari hasil ketiga pegolf tersebut, tim putri Indonesia mengumpulkan total 145 pukulan atau lima di atas par (+5) dan menempati posisi T10 klasemen beregu putri.

Ketua Umum PB PGI KPH Japto S. Soerjosoemarno yang menyaksikan langsung perjuangan para atlet Indonesia menilai tim masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi pada putaran berikutnya.
Japto memberikan perhatian terhadap penampilan Jonathan yang berhasil mencatatkan dua pukulan di bawah par. Menurutnya, hasil tersebut menjadi modal bagi tim putra untuk terus mengejar pada putaran selanjutnya.
“Yang putra baru saja selesai dengan mendapatkan dua under. Kita masih ada tiga hari lagi dan insya Allah bisa mengejar,” ujar Japto.

Di sektor putri, Japto juga menilai para atlet Indonesia sebenarnya mampu memulai permainan dengan baik. Namun, kondisi lapangan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi para pegolf Merah Putih sepanjang pertandingan.
Menurut Japto, kondisi lapangan yang basah selama beberapa hari terakhir turut memengaruhi kemampuan para atlet dalam memperkirakan jarak pukulan. Sebelumnya, tim Indonesia juga harus menjalani official practice dalam kondisi hujan.
“Memang kendala hari ini sangat berat karena selama satu minggu tiap hari hujan. Pada waktu mereka practice dalam keadaan lapangan basah. Sehingga pada hari ini kebanyakan pukulan over, jadi distance feeling-nya hilang,” kata Japto.
Meski menghadapi kondisi lapangan yang cukup menantang, Japto melihat semangat dan kedisiplinan para atlet tetap terjaga. Ia menilai keenam pegolf Indonesia masih memiliki kesempatan untuk memberikan hasil yang lebih baik pada putaran berikutnya.
“Permainan mereka sungguh bagus dan spirit-nya tinggi. Disiplinnya juga sangat bagus,” ujar Japto.
Dengan tiga putaran yang masih tersisa, persaingan di nomor individu maupun beregu masih panjang. Tim putra Indonesia yang saat ini berada di posisi ke-8 masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi, sementara tim putri yang berada di posisi T10 juga akan berusaha mengejar pada putaran berikutnya.

Bagi PB PGI, hasil Round 1 menjadi bagian dari proses perjalanan tim golf Indonesia di Asian Games 2026. Evaluasi terhadap kondisi lapangan dan permainan para atlet akan menjadi bekal untuk menghadapi putaran berikutnya.
Dukungan langsung jajaran PB PGI juga terus diberikan kepada enam pegolf Merah Putih yang tengah berjuang di Aichi-Nagoya. Kehadiran Ketua Umum dan jajaran pengurus diharapkan dapat memberikan tambahan motivasi bagi para atlet untuk tetap fokus hingga putaran terakhir.
Round 1 telah dilewati, tetapi perjuangan tim golf Indonesia masih panjang. Dengan tiga putaran tersisa, keenam pegolf Merah Putih akan kembali berjuang menjaga konsistensi, memperbaiki posisi, dan memberikan permainan terbaik demi membawa nama Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.



