Cedera kembali menerpa Tiger Woods. Proses penyembuhannya yang bakal memakan waktu lama memunculkan spekulasi masa golf Tiger Woods telah selesai.
Para pecinta golf kini harus bersabar untuk menantikan comeback-nya Tiger Woods ke arena kompetisi. Pada pertengahan Maret lalu mantan pegolf No. 1 Dunia tersebut kembali ke meja operasi karena tendon achilles kirinya pecah. Kabar duka ini disampaikan Tiger melalui akun media sosialnya.
“Saat saya mulai meningkatkan latihan dan berlatih sendiri di rumah, saya merasakan sakit yang tajam di achilles kiri saya, yang kayaknya pecah,” katanya dalam akun medsosnya tersebut.
Operasi invasive minimal untuk tendon achilles membuat pegolf berusia 49 tahun tersebut absen di Masters pada pertengahan April dan mungkin beberapa bulan berikutnya. Cedera terbaru ini menjadi rangkaian berikutnya yang menimpa Tiger. September tahun lalu, peraih 15 gelar major tersebut menjalani operasi tulang belakangnya, yang juga membuatnya mundur dari beberapa turnamen termasuk Hero World Challenge yang diselenggarakan Tiger.
Beberapa cedera yang dialami Tiger adalah dua kali patah tulang tibia kirinya saat memenangi US Open 2008, cedera pada tendon achilles kanannya saat berlari, cedera pada tendon achilles kirinya akibat pukulan yang tidak sempurna saat bermain di Masters 2011. Ia mengalami enam kali operasi punggung, yang paling signifikan untuk menyatukan punggung bawahnya pada 2017. Tabrakan mobil di jalan pantai Los Angeles di 2017 pun merusak kaki kanan dan pergelangan kakinya sehingga dia mengatakan bahwa para dokter sempat mempertimbangkan untuk melakukan amputasi, meski kemudian tidak terjadi.
Begitu panjangnya daftar cedera yang dialami Tiger yang juga berdampak pada performanya, ada spekulasi bahwa era Tiger di arena kompetisi golf telah berakhir. Ia tidak mungkin akan kembali lagi secepatnya, bahkan mungkin hingga akhir musim 2025 ini.
Ini tentu saja menjadi pukulan besar bagi industri golf. Tiger adalah magnet yang bisa menarik massa maupun apa pun yang berada di lingkaran golf. Daya tari Tiger belumlah pudar meski usianya sudah hampir mencapai 50. Beberapa kali penampilan terakhirnya selalu diikuti banyak penonton, meski Tiger tidak meraih gelar juara. Tiger terakhir menjadi juara adalah pada 2019 ketika meraih Jaket Hijau untuk kelima kalinya di Augusta. Padahal, dua tahun sebelumnya, dia harus berjuang keras untuk menaiki tangga menuju jamuan makan malam Masters Club, acara rutin sebelum pergelaran Masters 2017. Publik kini tinggal menunggu kapan Tiger mengumumkan untuk pensiun selamanya.

(Penulis: YM/OB Golf. Credit Foto: Getty Images)



