Ahris Juara Back-to-Back

Rangkaian seri Mid-Amateur Championship kembali bergaung di musim 2024. Mid-Amateur Seri I berlangsung di Gunung Geulis Golf & Country Club, Bogor, pada 25-26 Januari. Diikuti 29 pegolf, turnamen ini menyodorkan tantangan lapangan golf yang berlayout kontur pegunungan bagi para peserta.

Setelah pertarungan 18 hole, calon-calon favorit juara mengerucut pada Ahris Sumaryanto, Zachari, dan Noah Haji pada putaran final. Namun, menjelang 9 hole pertama, Noah mulai tercecer dari persaingan untuk juara. Ahris justru ditempel ketat Zachari, meski akhirnya Ahris berhasil menjuarai Mid-Amateur Seri I 2024. Ini menjadi trofi kedua pegolf asal Hantaaar Golf Club ini setelah ia memenangi pula Mid-Amateur Seri 4 yang digelar di Riverside Golf Club pada 1 Desember tahun lalu.

“Hari pertama fokus untuk target menang karena untuk menang 2 kali secara berturut-turut yang memang sudah direncanakan sejak awal. Tapi ya di lapangan kita nggak tahu akan seperti apa. Di hari kedua, hole 1 dan 10 kena bogey dua-duanya. Alhamdulillah, masih tenang karena sudah tahu kalau OB mesti bagaimana. Di front nine, saya sempat ketinggalan 2 stroke (dari Zachary), tetapi tetap tenang. Di hole terakhir (9) front nine bisa ngejar. Back nine, kena OB lagi. Alhamdulillah bisa tetap fight dan bisa leading beberapa stroke,” kata Ahris.

“Lapangan ini lebih sulit. Holenya nggak terbaca. Break-nya juga sulit. Di round pertama saya benar-benar fight di lapangan ini. Kalau sebelumnya (di Riverside) permainan saya benar-benar solid, dan jarang ada miss, sehingga lawan saya bisa tertinggal jauh. Tapi kalau yang ini (di Gunung Geulis), di 5 hole aku yang tadinya leading 1 stroke malah ketinggalan 2 stroke, sehingga saya harus lebih fight, tenang, dan fokus dari game sebelumnya. Dari situlah, saya bisa leading lagi,” tambahnya.

Setelah 4 seri di musim 2023, AGI selaku penyelenggara Mid-Amateur Championship merencanakan 6 seri dan 2 kejurnas di 2024. Jika PB PGI bisa mendukung penuh, AGI pun akan menyelenggarakan Mid-Amateur se-Asia Pasifik. Penyelenggaraan mid-am ini bertujuan untuk memopulerkan kompetisi golf untuk amatir berusia 25-55 tahun ini di Indonesia.

“Menumbuhkembangkan kompetisi golf di mid-age, yaitu 25-55 tahun, bahwa mereka bisa menjadi atlet-atlet timnas yang akan bertarung di turnamen internasional seperti di Asia Pasifik,” kata Naudi Tirta, Co-Founder AGI.

Naudi Tirta (paling kiri)

“Kendala yang kami hadapi adalah mendorong para pegolf mid-am ini untuk bertanding di high level competition. Peraturannya berstandar internasional. Dari 8 turnamen yang kami rencanakan, diharapkan ada partisipasi besar dari para pegolf di Tanah Air karena ada kesempatan bagi mereka untuk bertanding di ajang internasional dengan mewakili Indonesia,” tambah Vito Robot, Co-Founder AGI.

Persatuan Golf Indonesia selaku organisasi yang me-sanction Mid-Amateur Championship ini menilai bahwa kompetisi ini memang perlu lebih banyak disosialisasikan karena di dunia internasional turnamen untuk usia 25-55 tahun memang rutin digelar. R&A bahkan mendorong PGI untuk kembali menggalakkan turnamen mid-amateur di Indonesia.

“Kategori amatir di R&A kan ada 4, yaitu junior, amatir, mid-amateur, dan senior. Nah, kejuaraan mid-amateur ini sudah lama tidak digelar di Indonesia. Kemarin R&A meminta kita secara khusus untuk kembali menghidupkan kompetisi mid-amateur. Bahkan, Asia Pacific Golf Confederation telah meminta untuk menjadi tuan rumah mid-amateur se-Asia Pacific,” jelas Adi Saksono, Ketua Bidang Kejuaraan dan Prestasi PB PGI.

“Kehadiran Mid-Amateur Championship ini mengakomodasi para pegolf amatir yang di usia mid-age (25-55 tahun) untuk mereka yang tetap setia dengan status amatirnya tetapi tetap bisa berkompetisi. Sebetulnya turnamen ini jangkauannya lebih luas. Apalagi kompetisi ini masuk dalam kejuaraan dunia. Sayang jika pemain-pemain kita tidak berpartisipasi,” tambah Adi.

Selain para pegolf pria, Mid-Amateur Seri I pun diikuti satu-satunya pegolf wanita, Hanne. Pegolf wanita yang sering bertanding di ajang amatir dan professional kompetitif mampu masuk ke champion flight (grup akhir) di putaran terakhir. Meski tidak berhasil menjadi juara, Hanne cukup puas dengan penampilannya selama dua hari.

“Sebagai satu-satunya pegolf cewek di turnamen ini, aku sih nothing to lose. Karena tee-nya dimundurin ke belakang (di tee biru), berasa jauh banget, terutama di par 5. Third shot-nya lumayan jauh. Harus pas kalau mukul, perhitungannya. Waktu latihan kan mainnya dari putih, lalu karena ada ladies division kan harusnya main dari merah, ketika main di biru, ya sudah. Pastinya, sangat menantang,” kata Hanne.

“Aku kuatin di short game-nya. Kalau dibilang nervous, ya memang nervous walau bilang nothing to lose. Bisa berada di champion flight, senang banget sih. Bisa belajar juga dari pemain-pemain bagus. Apalagi, ini pertama kalinya main di mid-am,” tambah Hanne

Abdawieza Djambek (tengah)

Penyelenggaraan Mid-Amateur Seri I di Gunung Geulis mendapat dukungan penuh dari sponsor utama Sulaiman Foundation. Keterlibatan yayasan nirlaba ini merupakan yang pertama kali dalam event olahraga seperti Mid-Amateur Seri I.

“Kami punya perhatian terhadap talenta-talenta golf seperti di Mid-Amateur ini. Ada keinginan untuk mengangkat mereka dengan mendukung turnamen golf. Yayasan ini terbentuk (oleh anak saya Alvin Sulaiman) untuk mendukung kegiatan-kegiatan sosial. Nah, dukungan kami terkait dengan pengembangan prestasi para atlet sesuai dengan misi Yayasan kami,” jelas Abdawieza Djambek, Ketua Yayasan Sulaiman Foundation.

Mid-Amateur Seri II rencananya berlangsung 28-29 Februari. Tempatnya sendiri akan diumumkan secepatnya.

Share with

More News

Peluncuran Si Pemberani Baldo

Sergio Garcia Lakukan Debut Desain Lapangan Golf di Portugal

Berkah Valhalla bagi Xander Schauffele

Terobos Antrean Kecelakaan, Juara Masters 2024 Ditahan

Digital Edition

Screenshot 2024-04-05 131223
April - May 2024

Kunjungan Ke Dua Destinasi Major

Screenshot 2024-02-05 at 13.13.38
February - March 2024

Pemain Terbaik Indonesia Musim 2023

Cover
December 2023 - January 2024

Juara Sejati di Jagat Golf Indonesia

cover
October - November 2023

Petualangan Viking di Benua Merah