Tiger Woods menghadiri pengadilan dalam kasus DUI (drunk under influence, mengemudi dalam keadaan mabuk) yang menerpanya pada Maret lalu. Pengadilan memutuskan untuk melarang Woods mengemudi selama 5 tahun. Hakim Darren Steele menyatakan bahwa ada dua penangguhan SIM selama lima tahun yang akan berlaku secara bersamaan: satu terkait dakwaan mengemudi secara sembrono dan satu lagi terkait pelanggaran mengemudi ceroboh. Keputusan tersebut merupakan hasil atas kecelakaan mobil Woods yang terguling pada bulan Maret di Florida, karena mengemudi dalam pengaruh alkohol.
“Tidak ada pengecualian. Jika Anda mengemudi dengan alasan apa pun, Anda akan langsung dikembalikan ke penjara,” kata Steele di hadapan pengadilan, seperti dikutip South China Morning Post.

Woods sendiri tidak mengajukan pembelaan atas tuduhan mengemudi secara sembrono. Ia yang awalnya mengaku tidak bersalah itu memilih untuk menerima keputusan pengadilan agar mendapatkan dakwaan yang lebih ringan. Pegolf berusia 50 tahun tersebut pun menerima sejumlah denda. Ia sendiri mendapatkan kesempatan selama 30 hari untuk mengajukan banding atas putusan hakim.
Woods datang di Gedung Pengadilan Martin County dengan mengenakan setelan jas gelap dan dasi. Turun dari kursi penumpang depan sebuah SUV hitam, Woods tidak menjawab pertanyaan dari para wartawan yang berkumpul saat ia dan pacarnya, Vanessa Trump—mantan menantu Presiden AS Donald Trump—masuk dan keluar dari gedung untuk sidang perubahan pleidoi pukul 08.30 pagi waktu setempat.

Maret lalu, mobil Woods Land Rover menabrak bagian belakang sebuah truk dan terguling ke samping dalam kecelakaan di Jupiter Island. Laporan insiden menyebutkan bahwa ia sedang melaju dengan kecepatan tinggi di jalan perumahan tepi pantai yang memiliki batas kecepatan 50 km/jam ketika ia berpindah ke sisi lain jalan untuk menyalip truk pembersih bertekanan tinggi, tetapi menabrak bagian belakang trailernya.
Kecelakaan tersebut – yang merupakan kecelakaan keempat yang dialami Woods (50 tahun) sejak 2009 – menyebabkan kerusakan senilai US$US5.000 pada truk tersebut. Polisi mengatakan pada saat itu bahwa Woods menunjukkan “tanda-tanda gangguan” – termasuk mata yang berair dan merah dengan pupil yang “sangat melebar”. Mereka mengatakan ia “berkeringat berlebihan” saat berbicara dengan penyidik dan mereka menduga ia telah mengonsumsi obat-obatan atau narkoba.
Laporan kantor sheriff menyebutkan bahwa petugas menemukan dua pil penghilang rasa sakit di saku Woods. Ia, yang digambarkan dalam keadaan lesu, membantah telah mengonsumsi alkohol. Ia menyetujui tes nafas alkohol yang hasilnya negatif.
Woods menolak tes urine dan ditangkap atas dugaan mengemudi dalam pengaruh alkohol. Awalnya ia mengaku tidak bersalah, tetapi kemudia mengubah pengakuannya pada pengadilan Rabu kemarin.



