Junior Golf Series (JGS) Indonesia menyelenggarakan turnamen keduanya. Kali ini, event yang bertajuk “The JGS Indonesia Champions League #1” tetap memilih Royale Jakarta Golf Club sebagai medan bagi para peserta turnamen. Berlangsung pada 15-17 Mei, turnamen ini diikuti sebanyak 40 peserta yang terbagi dalam 5 kelas (A, B, C, D, dan E) untuk putra-putri.
“Peserta dalam The JGS Indonesia Champions League #1 memang tidak terlalu banyak. Sebagian junior absen dalam event ini karena bertabrakan dengan jadwal ujian mereka di sekolah,” kata Mohammad Rokib, Managing Director JGS Indonesia.

Meski demikian, pergelaran The JGS Indonesia Champions League #1 tetap berlanjut. Event ini pun memiliki bobot World Amateur Golf Ranking. Tidak hanya itu, para peserta—khususnya yang bisa menorehkan prestasi terbaiknya dalam event—bisa mendapatkan poin melalui point system yang telah disiapkan, sehingga mereka akan mendapatkan ranking di masing-masing kelas sesuai dengan pencapaiannya dalam setiap event yang diikutinya.

Melalui The JGS Indonesia Champions League #1, para peserta berkesempatan untuk bertanding dalam 2 event internasional bergengsi, yaitu Taiwan Junior Open yang diadakan pada 5-7 Agustus 2026 dan Singapore Junior Masters yang akan digelar di Laguna National Golf Resort Club pada September nanti.

“Kesempatan untuk bermain di 2 event besar itu dari poin yang didapat dari 3 kualifikasi sebelum turnamen-turnamen itu. Jadi, kelas A hingga D mendapatkan 2 tiket (putra-putri) untuk bermain di sana,” jelas Rokib. “JGS ini membuka peluang besar bagi para peserta untuk merasakan kesempatan bermain dengan para pegolf dari luar. Ada jalur-jalur menuju event-event internasional yang ditawarkan kepada kami dengan penyelenggaraan turnamen JGS Indonesia ini.”

Melalui set up lapangan yang berstandar kejuaraan, para peserta belajar untuk mengikuti event ini dengan segala aturan yang ditetapkan. Tidak hanya meraih kemenangan semata, para junior ini pun dituntut untuk memahami rules of golf dan juga etika golf yang berlaku secara internasional. Hal-hal ini pun mendidik dan melatih mereka untuk menjadi pegolf yang tidak hanya mampu berprestasi, tetapi juga menjadi sosok yang mengerti esensi utama seorang pegolf.

Pergelaran The JGS Indonesia Champions League #1 ini makin bermakna bagi para peserta. Mereka bisa mendengarkan kiprah perjalanan atlet nasional Rayhan Abdul Latief dalam suka-dukanya menjadi pegolf nasional. Mereka bisa bertanya apa pun kepada Rayhan yang tentunya menjadi pelajaran dan motivasi bagi mereka untuk menjadi sosok pegolf seperti halnya Rayhan yang telah malang melintang di kompetisi nasional dan internasional.



