Pementasan Kejuaraan Golf Beregu Asia-Pasifik telah Dimulai

Perhelatan The 46th Queen Sirikit Cup telah dimulai pada 12 Mei hingga 15 Mei besok. Pembukaan kejuaraan golf amatir beregu putri bergengsi di kawasan Asia-Pasifik tersebut berlangsung pada 11 Mei kemarin di Sentul Highlands Golf Club, Bogor. Penyelenggaraan turnamen tahun ini terasa sangat spesial sekaligus emosional bagi Indonesia karena untuk pertama kalinya menjadi tuan rumah setelah terakhir kali menjadi host Queen Sirikit pada 2009.

Penyelenggaraan kali ini pun memiliki makna yang lebih dalam: sebagai ajang penghormatan khusus bagi mendiang Her Majesty (H.M.) Queen Sirikit yang wafat tahun lalu. Oleh karena itu, kejuaraan golf beregu bergengsi tersebut menjadi momentum bagi komunitas golf internasional untuk mengenang dedikasi besar Sang Ratu Thailand terhadap olahraga ini.

Sekjen PB PGI Suharsono (paling kiri), Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat (paling kanan), dan Chairman The 46th Queen Sirikit Cup Netty Hariadi (kedua dari kanan).

“Turnamen tahun ini memiliki makna yang sangat mendalam. Kita semua berkumpul tidak hanya untuk berkompetisi, tetapi juga untuk mengenang sosok H.M. Queen Sirikit yang baru saja meninggalkan kita. Visi beliau dalam mempererat persahabatan antarnegara melalui golf akan terus hidup di lapangan ini,” ujar Duta Besar Thailand untuk Indonesia, H.E. Mr. Prapan Disyatat.

The 46th Queen Sirikit Cup diikuti sebanyak 13 negara. Ke-13 negara itu adalah China, China Taipei, Filipina, Hong Kong, India, Jepang, Korea, Malaysia, Selandia Baru, Singapura, Thailand, dan Indonesia—sebagai tuan rumah. Chairman The 46th Queen Sirikit Cup, Netty Hariadi, menyatakan kenyamanan dan sportivitas bagi 13 negara peserta menjadi prioritas utama panitia.

“Kami menyambut kehadiran para atlet terbaik Asia-Pasifik dengan rasa hormat yang tinggi. Kami ingin memastikan edisi ke-46 ini menjadi yang paling berkesan, baik dari segi teknis pertandingan maupun sebagai bentuk penghormatan bagi sejarah panjang turnamen ini,” jelas Netty.

Tim Korea yang diperkuat Yunseo Yang (kedua dari kanan).

Persaingan akan berlangsung ketat selama empat hari ke depan dengan format stroke play beregu. Beberapa pegolf yang berada dalam Top 50 Women’s Amateur Golf Ranking pun akan turun dalam kejuaraan beregu ini. Mereka adalah duo pegolf Jepang Yurina Hiyoshi (No. 16) dan Anna Iwanaga (No. 19); duo pemain Korea Seojin Park (No. 25) dan Yunseo Yang (No. 30)—yang menjadi juara Women’s Amateur Asia-Pacific Championship 2026 kemarin; serta Prim Prachnakorn (No. 34).

Indonesia sendiri mengirimkan tiga pegolf dalam kejuaraan ini. Mereka adalah Bianca Naomi Laksono, Lydia Hawila Stevany Sitorus, dan Abigail Rhea Soeryo Wiharko

Korea menjadi peraih trofi terbanyak dengan 24 gelar, Australia 9 gelar, Jepang 7, Selandia Baru 3, dan China Taipei 2. Korea bahkan menjadi juara bertahan dalam 3 turnamen terakhir.

Tema Queen Sirikit tetap tidak akan berubah dari tahun ke tahun: “Where the Legends are Born” (tempat legenda golf lahir). Slogan ini bukanlah omong kosong. Event beregu yang dimulai pada 1978 tersebut telah menjadi salah satu kompetisi elite amatir di Asia Pasifik.

Tim Vietnam

Banyak pegolf ternama yang pernah mengikuti turnamen tahunan yang diadakan Asia Pacific Golf Confederation (APGC) ini, yaitu Ai Miyazato, Yani Tseng, Hyo Joo Kim, Ha Na Jang, So-Yeon Ryu, Sung Hyung Park, Lydia Ko, In Gee Chun, Kelly Tan, Hannah Green, Princess Superal, dan Atthaya Thitikul, yang kini menjadi pegolf No. 1 Dunia.

Share with

More News

Majesty Prestigio 14 Resmi Hadir di Indonesia, Simbol Elegansi dan Teknologi Golf Modern

Morikawa Absen di PGA Championship 2026

Jon Rahm- DP World Tour Rujuk

Nasib Major yang Terpinggirkan

Digital Edition

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat