Jon Rahm- DP World Tour Rujuk

Jon Rahm akhirnya mengakhiri perseteruannya dengan DP World Tour setelah menyetujui kesepakatan dengan badan tour Eropa tersebut. Kesepakatan itu adalah kesediaan Rahm untuk bermain di tour tersebut di musim ini. Ini artinya Rahm bersedia untuk membayar sejumlah denda karena bergabung dengan LIV Golf. Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, Rahm telah melunasi sisa denda yang masih tertunggak akibat keputusannya bergabung dengan LIV Golf pada tahun 2024, yang dilaporkan berjumlah sekitar US$3 juta.

Juru bicara DP World Tour mengatakan, “DP World Tour dan Jon Rahm telah mencapai kesepakatan mengenai izin bersyarat untuk bermain di turnamen LIV Golf yang bertabrakan selama sisa musim 2026.

Credit: JC/LIV Golf

“Hal ini mencakup pembayaran semua denda yang belum dibayar yang terakumulasi sejak 2024 hingga saat ini, serta partisipasi dalam turnamen DP World Tour yang disepakati (di luar turnamen Major) selama sisa musim 2026.”

Sementara itu, Rahm mengakui bahwa kedua belah pihak “telah saling mengalah” untuk mencapai kesepakatan tersebut. “Kondisi buntu sudah tidak ada lagi,” kata Rahm kepada para wartawan menjelang ajang LIV Golf Virginia pekan ini.

“Kami berhasil mencapai kesepakatan. Ada beberapa pengorbanan dari kedua belah pihak. Saya mengajukan beberapa usulan, dan mereka pun mengulurkan tangan perdamaian. Jelas, kami telah mencapai kesepakatan. Hal itu tidak akan menjadi beban lagi.

“Ada beberapa hal yang saya yakini dan ingin mereka setuju denganku, dan saya tahu itu hanya masalah waktu.

Credit: Pedro Salado/LIV Golf

“Saya juga memahami mereka memiliki peraturan internal dan cara mereka sendiri dalam menangani hal-hal, dan mereka harus mengikuti prosedur tertentu, dan segala sesuatunya tidak pernah semudah atau secepat yang kamu kira, atau setidaknya yang saya harapkan, tapi saya tidak pernah khawatir.”

Langkah Rahm ini terjadi berselang dua bulan setelah pemain asal Spanyol itu menolak tawaran untuk kembali ke tur Eropa. Ia bahkan sempat menyatakan bahwa sirkuit tersebut “memeras para pemain” yang ingin kembali dari LIV Golf. Namun, dilaporkan bahwa ketentuan perjanjian baru Rahm sama dengan yang sebelumnya ditawarkan kepadanya dan diterima oleh delapan pemain lain di LIV Golf

Kesepakatan Rahm dengan DP World Tour terjadi setelah rumor bahwa LIV Golf akan gulung tikar berembus kencang. Tour bentukan dari Greg Norman tersebut memang diprediksi bakal lumpuh setelah penyandang dana LIV dari Arab Saudi, Public Investment Fund (PIF), dikabarkan menarik diri pada bulan lalu. Mereka menghentikan support dana di akhir musim 2026.

Credit: Jon Ferrey/LIV Golf

Di sisi lain, kesepakatan Rahm-DP World Tour tersebut memberikan kesempatan bagi pegolf Spanyol itu untuk kembali masuk jajaran tim Ryder Cup Eropa. Tidak hanya itu, Rahm yang akan tetap bermain di event-event LIV ini pun berhak mendapatkan poin Race to Dubai pada PGA Championship pekan ini dan ajang kualifikasi berikutnya musim ini, yang membuka jalan bagi mereka untuk kembali ke PGA Tour atau hanya berkompetisi di DP World Tour musim depan.

Meski demikian, Rahm tetap komit untuk bermain di LIV Golf. Di tengah isu LIV Golf bakal bubar, Rahm tidak membuang energi atas kabar itu. Ia akan fokus bertanding di sisa pertandingan pada sepanjang musim 2026 ini. “Kami ingin berada di sini. Ini sangat menyenangkan. Saya ingin terus berkompetisi. Saya ingin terus menghabiskan waktu bersama mereka,” jelasnya. “Tapi menurutku, sebagai atlet, kita menghadapinya dengan jujur. Menurutku, hal itu seringkali memang bagian dari pekerjaan, dan terkadang ‘kebisingan’ tambahan itu berasal dari dalam diri sendiri—mungkin terkait masalah keluarga yang tidak dipublikasikan, yang menurutku jauh lebih buruk daripada ini. Pada akhirnya, kita sudah berlatih cukup banyak sehingga begitu masuk ke mode kompetisi, hal-hal itu tidak lagi penting. Mungkin itu menjadi kekhawatiran sebelum atau sesudahnya, tapi seharusnya tidak begitu begitu kamu sampai di tee pertama. Kami sudah beberapa kali mengatakan, ketika situasinya begitu tidak pasti dan di luar kendali kita, sebenarnya tidak ada yang perlu dipikirkan.”

“Saat ini, kontrak saya masih tersisa beberapa tahun lagi, dan saya cukup yakin mereka telah menyusunnya dengan baik. Jadi, saya tidak melihat banyak jalan keluar, dan untuk saat ini, saya belum terlalu memikirkannya karena kami masih harus menjalani musim ini dan memperebutkan gelar juara. Jadi, itu bukanlah sesuatu yang ingin saya pikirkan untuk saat ini.”

 

 

Share with

More News

Majesty Prestigio 14 Resmi Hadir di Indonesia, Simbol Elegansi dan Teknologi Golf Modern

Morikawa Absen di PGA Championship 2026

Nasib Major yang Terpinggirkan

PGA Championship: Aronimink Menanti Rekor Baru

Digital Edition

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat