Rory McIlroy mampu mempertahankan performa impresifnya pada putaran kedua turnamen major US Masters Tournament 2026. Sang juara bertahan tersebut mengukir skor 65 (5-under), yang membuat perolehan total skornya menjadi 132 (12-under). Pegolf berusia 36 tahun tersebut makin kokoh bertengger di puncak leaderboard.
Peluang McIlroy makin kuat untuk mengukir Jaket Hijau keduanya setelah Sam Burns, yang juga menjadi leader di putaran pertama, harus terseok-seok pada putaran kedua (Jumat, 10/4) kemarin. Pegolf asal Amerika Serikat itu harus puas dengan skor 71 (1-under) sehingga posisinya tergusur ke posisi T2 dengan 138 (6-under).

McIlroy yang menjadi leader 36 hole memimpin dengan keunggulan 6 pukulan. Ini merupakan selisih terbesar setelah 36 hole setelah 36 hole dalam sejarah Masters. Juara-juara Masters sebelumnya yang memimpin setelah 36 hole pada tahun berikutnya adalah Arnold Palmer (1959, 1961, 1965), Ian Woosnam (1992), dan Jordan Spieth (2016).
“Permainan wedge saya hari ini sangat bagus. Dua hari terakhir ini, permainan wedge dan approach shot saya memang sangat bagus. Itulah yang menjadi andalan skor saya. Saya tidak panik saat bola melenceng dan masuk ke pepohonan. Aku memilih untuk memainkannya aman. Aku mengandalkan wedge dan klub-klub yang bisa menghasilkan skor itu.
“Dan lapangan ini memungkinkan Anda untuk mendapatkan momentum. Saya tentu tidak membayangkan bisa mencetak enam birdie di tujuh hole terakhir, tapi saya selalu merasa bahwa ketika Anda sedang dalam kondisi bagus di sini, Anda bisa mendapatkan momentum, penonton mendukung Anda, dan Anda bisa terus melaju. Dan sore ini adalah salah satu sore seperti itu,” kata McIlroy, seperti dikutip The Guardian.

Burns yang berada di T2 harus berbagi tempat dengan Patrick Reed yang menyodok ke posisi atas. Juara Masters 2018 tersebut berhasil membukukan skor 69 (3-under), sama dengan yang dicetaknya pada putaran pertama.
Sebanyak 54 pegolf berhasil lolos ke 2 putaran terakhir Masters. Dengan batas cut pada 148 (4-over), ke-54 pegolf tersebut masih berpeluang untuk memperbaiki posisinya dalam 36 hole tersisa, sedangkan 15 pegolf teratas masih berkesempatan untuk menyabet jaket hijau tahun ini.
Ada beberapa nama ngetop yang gagal melewati batas cut. Mereka di antaranya adalah Bryson DeChambeau (+5), J.J. Spaun (+5), Bubba Watson (+5), Robert MacIntyre (+7), dan Cameron Smith (+7).



