Pecah Telur Internasional setelah 5 Tahun

Penantian Jonathan Wijono atas trofi internasional berakhir pada 5 April kemarin. Pegolf yang akrab disapa Jowi ini menjuarai Singha Chiang Mai Open 2026 di Mae Jo Golf Resort & Spa, Chiang Mai, Thailand. Jowi berhasil mengempaskan harapan Amrin Kraivichai dalam event All Thailand Golf Tour yang berhadiah total THB 3 juta (sekitar Rp1,57 miliar) tersebut setelah keduanya bertarung di babak play-off yang ketat.

Sempat memimpin leaderboard dengan 13-under usai 54 hole, Jowi yang unggul 2 pukulan dari Amrin ketika memulai putaran keempat justru mengalami penurunan performa. Ia harus bersusah payah untuk mempertahankan keunggulan, dan berakhir dengan even par (70) setelah membukukan 4 birdie yang dipotong 4 bogey.

“Saya tidak tahu. (Putaran keempat) Ini merupakan satu dari hari-hari (yang buruk) itu. Feel-nya agak hilang, and couldn’t seem to make a move,” jelas Jowi yang kini berusia 25 tahun ini.

Credit: All Thailand Golf Tour

Amrin memanfaatkan underperform-nya Jowi dengan menyamakan total skor 13-under. Pegolf Thailand berusia 28 tahun menorehkan skor 68 (2-under) di putaran akhir sehingga sama-sama mengumpulkan total 267 (13-under) dengan Jowi. Penentuan juara Singha Chiang Mai Open 2026 harus ditentukan melalui partai play-off.

“Bagi saya, kalau sudah masuk play-off itu (saya) lebih PD karena saya anggapnya lebih ke matchplay. which i prefer matchplay over strokeplay. Saya merasa seperti kalau barang ini jadi ya jadi.  Kalau misalnya salah (kalah) ya sudah. At least i tried so that kind of nothing to lose mentality helped me. I love playoff,” jelas Jowi.

Dalam 2 playoff pertama di hole 18 (par 4), keduanya sama-sama membuat bogey. Pertarungan berlanjut ke hole ke-3 tambahan. Babak ini terasa menegangkan. Keduanya menghadapi par 4 sempit dengan dogleg kiri, sedangkan di kanan ada patok OB (out of bound). Setelah sama-sama melakukan drive yang solid, Jowi berhasil mendaratkan bola sedikit lebih dekat ke hole pada pukulan keduanya.

Amarin Kraivixien, credit: All Thailand Golf Tour

Posisi bola Amrin sedikit lebih jauh dari Jowi. Putt pertamanya gagal dimanfaatkan Amrin. Jowi justru mampu menyelesaikan putt pertama yang berakhir dengan birdie. Ia berhasil menorehkan prestasi internasional pertamanya.

“Aku sudah bilang dalam hati bilang, kalau misalnya Amarin nggak masuk putting nya, I’m going to win. Soalnya keliatan banget begitu break-nya kayak dikasih line,” kata Jowi.

I think talking to myself sih berusaha membuat diri sendiri confident dan tapi most important kayaknya ini kado dari Tuhan yang ditunggu-tunggu. Berbarengan dengan Paskah lagi. No words can describe how happy I am.

Keberhasilan ini menjadi perwujudan mimpi lama Jowi yang ingin mengukir gelar internasional. Dalam 5 tahun berkarier profesional sejak menjadi pro pada 2021, Jowi telah merajai sirkuit golf profesional nasional dengan raihan 6 gelar juara. Namun, ia belum berhasil menorehkan namanya di level kompetisi internasional, meski beberapa kali hampir meraih gelar juara.

“Saya belakangan ini bisa finish lumayan deket, mau menang. Jadi kayaknya itu ada motivasi tersendiri untuk akhirnya bisa mecahin telor itu,” kata Jowi yang dalam 2 event Asian Development Tour terakhir mampu berada di posisi 3 dan 4.

Credit: All Thailand Golf Tour

Uniknya, untuk bisa bertanding di Singha Chiang Mai Open 2026, Jowi memulai dari babak kualifikasi. Ia merupakan 1 dari 12 pegolf yang berhasil lolos ke kompetisi utama setelah Jowi finis di T3 dengan even par. Setelah menduduki T6 dengan 3-under di putaran pertama, Jowi melesat ke posisi puncak leaderboard usai membukukan skor terendah 62 (8-under) sepanjang event tersebut, dan memimpin dengan 11-under. Ia pun bertahan dengan 13-under usai 54 hole dengan tambahan 2-under dari putaran ketiga. Hingga akhirnya menjadi juara di Singha Chiang Mai Open 2026.

“Saya ikut turnamen ini karena membutuhkan kompetisi untuk melatih saya, mengingat saat ini tidak ada jadwal pertandingan di mana pun. Jadi, saya mendaftar untuk bermain di babak kualifikasi Senin (30 Maret),” ujar Jowi.

Jowi menjadi pegolf kedua non-Thailand yang meraih kemenangan di Singha Chiang Mai Open 2026 setelah John Catlin (2018). Namun, ia menjadi pegolf profesional kedua Indonesia yang menjuarai All Thailand Golf Tour, setelah Naraajie Ramadhanputra di Singha Laguna Phuket Open pada 2023.

Atas keberhasilan di Thailand ini, Jowi membawa pulang cek senilai THB450.000 (sekitar Rp235 juta). Namun, hadiah utamanya sendiri adalah—sebagai champion–ia bisa bermain full di seluruh event All Thailand Golf Tour, dan mendapat exemption selama 2 tahun.

Share with

More News

Optimisme untuk Pertahankan Gelar

Fakta-fakta Menarik Mantan Pegolf No. 6 Dunia

Sosok di Balik Kebangkitan AK

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

Digital Edition

APR-MEI 2026-OUTLINED DIGITAL-PAGE-1_page-0001
April - Mei 2026

Kisah AK: Terpuruk, Bangkit & Berjaya

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat