Putaran ketiga Ciputra Golfpreneur Tournament bergerak cukup dinamis. Pergantian di pucuk pimpinan turnamen Asian Development Tour dengan total hadiah US$150.000 (Rp2,43 miliar) kini menjadi milik Matt Killen (ENG) setelah menyelesaikan 54 hole pada Sabtu (22/8). Killen menunjukkan kualitas permainan yang jauh lebih solid dengan mengumpulkan skor 195 (21-under- par).
“Rasanya menyenangkan karena Anda selalu berharap untuk tidak menuliskan bogey di kartu skor Anda. Saya juga beberapa kali berhasil menyelamatkan par makanya sangat menyenangkan,” kata Killen usai pertandingan. Dia mencetak 8 birdie tanpa bogey.

Pengalamannya bermain beberapa kali di Damai Indah Golf, BSD Course, memberikan kenyamanan pada permainan Killen. “Karena sudah beberapa kali bermain di sini, saya jadi tahu mesti mengarahkan bola ke mana. Selain itu, belakangan ini saya juga bermain cukup baik, makanya saya rasa hasil terbaik tidak terlalu jauh, jadi kita lihat bagaimana besok,” jelasnya.
Killen menggungguli rekan senegaranya, Steve Lewton, yang berada di peringkat kedua dengan total 197 (19-under-par). Adapun Ho Yu-cheng, pegolf asal China Taipei, menempati peringkat ketiga dengan skor 200 (16-under-par).

Sementara itu, dari empat pegolf Indonesia yang lolos cut, Peter Gunawan sementara menjadi pegolf tuan rumaah yang menempati posisi terbaik saat ini. Menempati peringkat T8 bersama dengan tujuh pemain lainnya, Peter mengumpulkan skor 204 (12-under).
“Sangat menyenangkan, puji Tuhan, saya sangat bersyukur hari ini terutama karena bisa main dengan dua teman saya, Nopparat Panichphol dan Tanapat Pichaikool, yang bermain sangat cepat, jadi dengan irama dan kecepatan yang ada saya merasa sangat bersemangat,” ungkap Peter, yang sukses mencetak 6 birdie tanpa bogey di moving day ini.

Pada putaran ketiga ini, Peter sedikit mengubah strategi permainannya. Dia mengaku bermain lebih konservatif dari tee. “Saya banyak memainkan mini driver, dan pentingnya bermain dari fairway hari ini benar-benar terlihat. Kemarin saya memainkan driver sebanyak mungkin dan menyisakan jarak pukul dengan wedge, tapi memukul bola dari rough malah mempersulit perkiraaan jarak ke hole. Hari ini sisa jarak pukul saya mungkin sedikit lebih jauh, tapi karena bisa memukul dari atas fairway saya jadi lebih mudah melakukan perkiraan sisa jarak pukul,” jelasnya.
Dua pegolf Indonesia lainnya, Naaraijie Emerald Ramadhanputra dan Kevin Caesario Akbar sama-sama menduduki peringkat T36 bersama empat pemain lainnya, yaitu Naoki Sekito (Jepang), Nopparat Panichphol, Kammalas Namuangruk, dan Jakkanat Inmee dari Thailand. Mereka mengumpulkan skor 207 (9-under). Satu-satunya pegolf amatir yang masih bertahan di moving day ini adalah Jonathan Hartono, mengoleksi total 215. Jonathan dipastikan menyabet gelar pemain amatir terbaik untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
Hasil usai putaran 54 hole
195 – Matt Killen (ENG) 66-65-64
197 – Steve Lewton (ENG) 61-70-66
200 – Ho Yu-cheng (TPE) 66-66-68
201 – Tawit Polthai (THA) 67-67-67
203 – Shotaro Ban (USA) 67-69-67, Ben Jones (ENG) 69-66-68, Kosuke Hamamoto (THA) 66-69-68



