PIF Saudi International 2024, event penutup Asian Tour, akan semarak dengan kehadiran 44 pegolf dari LIV Golf. Partai puncak yang berhadiah total US$5 juta tersebut nantinya akan menutup kalender Asian Tour dan International Series di 2024. PIF Saudi International ini sendiri akan berlangsung di Riyadh Golf Club pada 4-7 Desember. Ini tentunya menjadi debut Riyadh Golf dalam event ini setelah lima edisi sebelumnya digelar di Royal Greens Golf & Country Club, Kota Ekonomi King Abdullah.
Sebanyak 44 dari 54 anggota LIV Golf musim 2024 memang telah memastikan bakal hadir di Riyadh Golf. Dari ke-44 pegolf tersebut, Tyrell Hatton menjadi pegolf duni dengan ranking terendah. Pegolf No. 16 Dunia tersebut akan tampil di turnamen berhadiah total US$5 juta tersebut dengan membawa CV yang bagus: juara Alfred Dunhill Links Championship pada Oktober kemarin dan gelar LIV Golf Nashville pada Juni lalu. Bintang Ryder Cup ini pun mengukir rekor bagus di Abu Dhabi HSBC Golf Championship (runner up) dan DP World Tour Championship (posisi ke-6) pada akhir pekan kemarin.

“Saya sangat bersemangat untuk mengunjungi Riyadh untuk pertama kalinya dan menjadi bagian dari acara akhir musim Asian Tour. Saya telah bermain dengan sangat baik dalam beberapa bulan terakhir seperti yang ditunjukkan oleh hasil yang saya raih. Jadi, saya benar-benar ingin menjaga momentum ini hingga akhir tahun. Saya finis di posisi ke-6 saat bermain di PIF Saudi International pada tahun 2021, jadi saya berharap dapat meningkatkannya dan menyelesaikan musim saya dengan baik,” kata Hatton.
Selain Hatton, juara bertahan Abraham Ancer, juara 2022 Harold Varner III, juara 2019 dan 2021 Dustin Johnson, serta juara Open 2022 Cameron Smith pun akan berlaga di PIF Saudi International 2024 powered by SoftBank Investment Advisers. Beberapa raksasa golf lainnya, seperti para juara major Sergio Garcia, Bubba Watson, Charl Schwartzel, Louis Oosthuizen, Patrick Reed, dan Graeme McDowell, pun akan turur berpartisipasi.

“Saya pernah meraih hasil akhir yang baik di turnamen ini sebelumnya, jadi saya bersemangat untuk kembali, terutama karena ini akan menjadi pengalaman pertama saya di Riyadh. Saya telah mendengar hal-hal yang luar biasa tentang lapangan dan kota ini, dan sangat menginspirasi untuk melihat perkembangan golf di wilayah ini. Ini merupakan tahun yang solid bagi saya, dengan kemenangan di Andalusia, menempati posisi ketiga di klasemen individu LIV Golf, dan T12 di AS Terbuka, saya berharap dapat mengakhiri tahun ini dengan baik di Arab Saudi,” kata Garcia.
Namun, juara LIV Golf 2024 Jon Rahm absen dalam pergelaran kali ini karena sedang merayakan kelahiran anak ketiganya. Begitu pula dua juara major lainnya, Brooks Koepka dan Bryson DeChambeau, yang sedang mempersiapkan pertarungan mereka, menghadapi Rory McIlroy dan Scottie Scheffler dua pekan berikutnya.

PIF Saudi International powered by SoftBank Investment Advisers kini menjadi turnamen yang paling ditunggu-tunggu musim ini. Dengan hadiah US$5 juta, yang terbesar dari seluruh event Asian Tour 2024, turnamen ini akan memberikan poin Official World Golf Ranking yang besar dan juga memberikan dampak sigifikan bagi mereka yang berada di posisi-posisi strategi dalam Order of Merit (OOM) Asian Tour dan Ranking International Series. Saat ini, John Catlin masih memuncaki OOM dan ranking tersebut, yang disusul Richard T. Lee di posisi kedua.

Ben Campbell dan Lee Chieh-Po, yang membuntuti dua leader tersebut, masih berpeluang untuk menggeser keduanya jika mampu menembus Top 5 di Saudi International. Namun, mereka pun tetap berharap Catlin dan Lee gagal masuk Top 10 di event penutup Asian Tour 2024 tersebut.
“Tanggal baru ini memberikan PIF Saudi International 2024 powered by SoftBank Investment Advisers posisi kunci dan keunggulan yang layak untuk menjadi puncak dari musim kami,” kata CEO Asian Tour, Cho Minn Thant. “Kami yakin Riyadh Golf Club akan menjadi panggung yang sangat baik untuk menampilkan puncak acara tahun ini dan, dengan begitu banyak hal yang dipertaruhkan, ini akan menjadi akhir yang dramatis dan wajib ditonton di musim 2024.”



