TOPGOLF Luncurkan Krank untuk Long Hitter

TOPGOLF memperkenalkan produk Krank yang akan meramaikan pasar golf Indonesia khususnya driver dan wood. Peluncuran yang berlangsung di TOPGOLF Premiere, Jakarta, tersebut menghadirkan Steffan Scuttie, juara Asia Long Drive Champion 2022 dan Australian Long Drive Championship 2019, pada 3 Oktober kemarin.

Merek Krank sebenarnya pemain lama di pasar golf dunia. Sayangnya, produk ini dinilai kalah gaungnya dengan brand-brand yang lebih dikenal publik golf dunia sehingga namanya kurang familiar.

Namun, ketika Bryson DeChambeau menjuarai US Open 2024, ia menggunakan Krank untuk driver dan fairway wood. Nama produk yang mulai diluncurkan pada 2002 itu pun menjadi buah bibir. DeChambeau yang mulai menggunakan Krank dalam golf bagnya telah membuktikan bahwa brand asal AS tersebut memiliki keunggulan.

Krank sebenarnya telah dikenal di kalangan long hitter yang tampil di sirkuit long drive. Produk ini telah menghasilkan 26 juara dunia long drive dan 86 juara long drive di seluruh event penjuru dunia. DeChambeau bahkan mampu mengukir skor 58 (12-under) di putaran akhir dan menjuarai LIV Golf Greenbrier 2023 setelah memakai Krank.

Bersamaan dengan peluncurannya di Indonesia, Krank pun memperkenalkan driver Formula FIRE terbaru. Seperti halnya produk-produk Krank sebelumnya, FIRE ini pun menawarkan efek pegas pada permukaan driver yang memaksimalkan semua kecepatan ayunan. Ada macam 3 clubhead FIRE berdasarkan ketebalan permukaan drivernya. Krank menyesuaikan kecepatan ayunan pegolf dengan ketebalan permukaan yang tepat. Hal ini menjamin semua pegolf akan mendapatkan efek trampolin yang sama dan adil, apa pun kecepatan swing mereka. Tidak mengherankan jika Krank Golf berani mempromosikan diri sebagai satu-satunya perusahaan golf di dunia saat ini yang bisa mewujudkan keinginan pegolf untuk menambah jarak 20 hingga 40 yard dari tee box pada pukulan pertamanya.

Meski Krank menjamin jarak pukulan bisa bertambah, faktor teknik seorang pegolf pun turut membantu dalam mewujudkan penambahan jarak tersebut. Sebagai juara long drive, Scuttie membagikan pengalamannya untuk menjadi pegolf yang jago long drive. Dipandu influencer sekaligus teaching pro Aziz dari Daddies Golfer, Scuttie menyebutkan ada 3 teknik yang mesti diperhatikan.

“Pertama, tinggi badan dan panjang tangan menjadi salah satu kunci keberhasilan untuk long drive, karena circle (swing)-nya akan lebih luas sehingga bisa mengambil ground course lebih banyak; kedua, memanfaatkan ground untuk menggenjot (tambahan) tenaga (untuk memukul); dan ketiga, swing path. Kita nggak akan bisa memukul (jauh) kalau (swingnya) all in atau path-nya too inside out. Spin rate-nya terlalu banyak pun tidak akan membuat pukulan jadi jauh,” kata Aziz, menginterpretasikan penjelasan dari Scuttie.

Scuttie sendiri datang ke Indonesia dalam rangka meramaikan partai final International Long Drive. Turnamen Long Drive tersebut akan digelar Senayan Golf Club pada 5 Oktober besok. Scuttie sendiri akan mempertontonkan kemampuannya memukul jauh dalam acara ekshibisi di turnamen yang disponsoro TOPGOLF ini.

 

 

Share with

More News

Ciputra Golfpreneur Awards 2026: Apresiasi Untuk Para Sponsor CGF

Mantan Juara Indonesian Masters Puncaki Klasemen Ronde Pertama LIV Golf Singapore

Sergio Garcia dan Fireballs GC Nantikan Momen Kebangkitan di Aramco LIV Golf Singapore

Royale Jakarta Golf Club Padukan Kompetisi dan Aksi Kemanusiaan

Digital Edition

COVER FEB MAR 2026
Februari - Maret 2026

Pertarungan Antara Prestasi dan Cinta

Cover DES-JAN 2026
Desember 2025 - Januari 2026

Golf Dunia dalam Genggaman Wanita 22 Tahun

COVER OKT-NOV 2025_page-0001
Oktober - November 2025

Hegemoni Sang No.1 Di Pentas Sejagat

Screenshot 2025-08-13 003040
Agustus - September 2025

Ada Apa dengan Collin Morikawa