Tim Amerika Serikat (AS) dan Eropa akan bertemu kembali dalam kejuaraan beregu Solheim Cup pada September nanti. Dua tim ini akan dikomandani para kapten yang sudah pernah bertemu sebelumnya dalam pertarungan Solheim Cup 2023, yang berakhir sama kuat. Bagaimana dengan tahun ini?
Jauh sebelum Solheim Cup 2023 digelar pada September. Stacy Lewis dan Suzann Pettersen terlebih dahulu diumumkan akan menjadi kapten tim dalam pergelaran Solheim Cup tahun berikutnya. Saat diumumkan, dua nama itu memang akan memimpin masing-masing tim dalam kejuaraan beregu wanita tersebut di Finca Cortesin, Spanyol. Pertarungan antara tim AS yang dipimpin Lewis dan Eropa oleh Pettersen berakhir dengan skor imbang 14-14.
Keduanya akan bertemu lagi pada 10-15 September mendatang di Robert Trent Jones Golf Club, Gainesville, Virginia. Tahun ini memang ada sedikit perubahan pada jadwal Solheim Cup, yang seharusnya berlangsung di 2025 bergeser ke 2024. Mulai tahun ini, Solheim Cup akan diselenggarakan di setiap tahun genap agar tidak bertabrakan dengan Ryder Cup yang digelar pada tahun-tahun ganjil.
Menghadapi Solheim Cup 2024, Lewis yang pernah 4 kali memperkuat tim AS memanggil wajah-wajah baru sebagai asisten kapten, seperti Morgan Pressel, Paula Creamer, dan Brittany Lincicome. Ia hanya mempertahankan Angela Stanford yang mendampingi Lewis di Solheim Cup tahun lalu.
“Keempatnya memiliki begitu banyak pengalaman dan kecintaan terhadap Solheim Cup, ditambah lagi mereka adalah teman-teman saya dan juga para juara dunia,” kata mantan pemain nomor satu dunia, Lewis.

Dari keempat asisten kapten, Creamer memang paling tinggi jam terbangnya di Solheim Cup dengan 7 kali di tim AS. Wanita berusia 37 tahun tersebut memegang rekor kemenangan (7) di tim AS dalam format foursome. Lewis memang berambisi untuk meraih kemenangan di Gainesville nanti, menghentikan rekor kemenangan Eropa dalam 3 edisi terakhir.
Namun, Eropa tampaknya bakal sulit ditaklukkan. Sang kapten Pettersen pun memiliki pengalaman bagus di Solheim Cup. Sembilan kali memperkuat tim Eropa, pegolf Swedia berusia 43 tahun tersebut memenangi Solheim Cup 4 kali, termasuk puttnya yang memastikan kemenangan tim menang di 2019. Ia pun memegang rekor bagus dalam kejuaraan beregu dunia ini: 18-12-6 (menang-kalah-draw). Pengalaman ini yang kemudian diaplikasikan Pettersen pada tim Eropa 2019, sehingga bisa mengimbangi tim kuat AS.
Untuk September nanti, Pettersen tetap mempertahankan para wakil kaptennya di Solheim Cup 2023, yaitu Nordqvist, Dame Laura Davies, dan Caroline Martens yang akan membawa skill, pengetahuan, dan pengalaman berbeda-beda ke dalam tim. Ia bahkan memasukkan Mel Reid, yang pernah menjadi wakil kapten di 2019, untuk pertempuran di Virginia nanti.
“Setelah kesuksesan tahun lalu, mengapa harus mengganti tim yang sudah menang! Saya senang bisa memiliki tim yang sama di sisi saya, tetapi juga dengan tambahan Mel.
“Ini adalah pilihan yang sangat alami bagi saya dan anggota tim lainnya untuk membawa Mel bergabung bersama kami dalam peran sebagai Wakil Kapten. Ia memiliki semangat yang luar biasa dan memiliki tujuan untuk memenangkan Solheim Cup,” jelasnya.
Jika AS ingin mematahkan dominasi Eropa, tim Benua Biru justru ingin memperpanjang rekor kemenangan, menjadi 4 kali, dalam Solheim Cup. Hal ini yang membuat Solheim Cup 2024 sangat menarik perhatian. Kejelian para kapten dalam menyiapkan strategi menjadi faktor penentu kemenangan. Siapakah yang akan menjadi sang pemenang?
Penulis: YM/OB Golf



