AUTHOR

OBGOLF

24 November 2021

Duo R Masih Kukuh di Puncak

Dua pimpinan leaderboard sehari sebelumnya, Randy Arbenata Mohammad Bintang dan Rayi Geulis Zullandari, masih belum tergoyahkan di puncak leaderboard Intercollegiate Golf Series I Junior Competition pada putaran kedua hari ini di Damai Indah Golf PIK Course.

Randy, yang saat ini membela PGI Jawa Barat, bermain cukup meyakinkan dalam putaran kedua. Meski membuka permainan dengan bogey, Randy berhasil membukukan tujuh birdie dan tambahan tiga bogey lainnya. Ia mengumpulkan skor total sementara 142 (dua di bawah-par). Ia masih unggul lima pukulan dari atlet Ciputra Golfpreneur Foundation, Rayhan Abdul Latief.

”Pukulan driver saya di hole pertama itu mengarah ke kiri sehingga membuat pukulan kedua saya harus tertutup pohon dan membuat saya harus mendapat bogey. Setelah itu saya mendapat birdie di hole berikutnya,” tutur Randy.

”Besok saya akan bermain sesuai dengan rencana permainan yang sudah saya siapkan. Pola pikirnya juga tidak boleh hanya bermain aman, tapi harus mencari birdie, harus bermain under,” tegasnya.

Meski selisih pukulan dengan Randy cukup besar, Rayhan masih optimistis bisa mengejar ketertinggalannya itu. ”Kemarin (putaran pertama) saya memang bermain terlalu ragu, terlalu defensif,” tutur Rayhan, ”Makanya hari ini saya mengubahnya untuk menjadi jauh lebih agresif. Mudah-mudahan cuaca dan kondisi besok juga mendukung sehingga saya bisa mengejar ketertinggalan dan main lebih baik lagi.”

Sementara Rayi mencetak skor total 150. Setelah sempat mengawali putaran kedua ini dengan birdie yang meyakinkan, Rayi harus mencatatkan bogey di hole 3 dan double bogey di hole 7, dengan birdie di hole 5 menjadi birdie kedua baginya.

”Kondisi angin memang lebih baik, tapi pukulan dan putting saya hari ini sebenarnya kurang maksimal. Banyak pukulan yang meleset dari green dan kurang tenaga, putting saya juga kurang solid. Akibatnya,banyak pukulan yang meleset, baik untuk  mengamankan par maupun mendapatkan peluang birdie,”  jelas Rayi, yang terpaksa mengakhiri putaran kedua dengan tiga bogey berturut-turut di tiga hole terakhirnya.

 

Posisi Rayi memang belum karena dua pesaing terdekatnya, Bianca Naomi Amina Laksono  dan Sania Talita Wahyudi, yang merupakan dua atlet CGF, hanya tertinggal dua pukulan dari Rayi. Bianca tampil lebih rileks di putaran kedua ini sehingga bisa mengukir skor 73 (satu di atas-par), yang terbantu dengan birdie di hole terakhirp--satu dari tiga birdie yang dibukukannya pada hari ini.

”Sebenarnya saya agak beruntung mendapatkan birdie di hole terakhir itu karena breaknya rumit, tapialhamdulilahnya bisa masuk. Sedang dua birdie lainnya saya peroleh setelah approach saya ke green menyisakan jarak sekitar satu meter,” jelas Bianca yang mencatatkan skor total 152 atau 8 di atas par. Sania, yang sebelumnya menorehkan skor 78, berhasil membukukan skor 74 untuk mengumpulkan skor total yang sama dengan sahabatnya itu.

Dari Kelas B Putra, Teuku Husein M. Danindra untuk sementara memegang keunggulan tujuh pukulan sesama atlet PGI Pengprov DKI Jakarta. Sementara pada Kelas B Putri, Milani Adisty yang mewakili InsanGolf Jakarta turut mempertahankan posisi teratas.

Junior Competition ini menjadi rangkaian dari Intercollegiate Golf Series, yang telah resmi diluncurkan pada hari Minggu (21/11) yang baru lalu. Sebagai ajang kolaborasi antara Ciputra Golfpreneur Foundation (CGF) dan Perhimpunan Organisasi Alumni Perguruan Tinggi Negeri (HIMPUNI), Intercollegiate Golf Series bercita-cita untuk memberikan jalur prestasi kepada atlet golf menuju Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia.

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE