AUTHOR

OBGOLF

26 November 2018

Danny Masrin Raih Juara Back to Back

JAKARTA, 23 NOVEMBER. Danny Masrin akhirnya memenangi “Grand Final Indonesian Golf Tour (IGT) pada hari ini. Putaran ketiga dari puncak IGT musim ini ditutup dengan keberhasilan Danny menyabet gelar keduanya musim ini. Mencetak skor 66 (enam-di bawah par)  di putaran terakhir, Danny menyelesaikan tiga putaran dengan skor total 266 (11-under par).

 

Memulai putaran ketiga dengan skor tertinggal lima pukulan dari pimpinan leaderboard putaran kedua, Elki Kow, Danny langsung tancap gas untuk mengejar ketertinggalan. Skor dua birdie dan eagle di sembilan hole pertama sudah cukup menipiskan selisih pukulan dengan Elki yang juga mencetak dua birdie, menjadi tiga pukulan.

 

Namun, bogey Elki di hole 10 membuat pertarungan ke tangga juara makin ketat. Keduanya hanya berselisih satu pukulan dengan keunggulan masih di tangan Elki.  Usai sama-sama birdie di hole 13, Danny tertinggal dua pukulan karena bogey di hole 16.  Namun, eagle di hole 17 kembali membuka peluang Danny hingga hole 18.

 

Danny akhirnya mengungguli Elki Kow dengan satu pukulan di akhir putaran ketiga. Meski hanya bermain par, juara Grand Final IGT 2017 itu menang dengan skor total 11 di-bawah par setelah Elki mencetak bogey.

 

“Karena selisih pukulan dengan Elki cukup besar, strategi saya sejak mulai putaran akhir adalah meraih skor (under) sebanyak mungkin dalam sembilan hole pertama. Dan itu berhasil, selisih saya hanya tiga pukulan. Ketika di hole 10, saat Elki bogey, saya hanya satu pukulan. Di hole 18 sebenarnya saya siap untuk play off. Namun, penalti untuk Elki membuat ini berubah,” kata Danny, yang menjadikan Grand Final ini sebagai try out dirinya sebelum Indonesian Masters 2018.

 

Elki yang sebenarnya berpeluang besar menyabet gelar kedua IGT musim ini harus puas di posisi kedua. Namun, ia tidak terlalu menyesal dengan hasil yang diperolehnya hari ini.

 

“Terlepas penalti di hole 18, saya cukup puas dengan permainan saya selama hari ini. Skor saya (10-under) sudah melebihi ekspektasi saya ketika mulai bermain di sini. Apa yang terjadi hari ini memberikan pelajaran yang positif bagi saya,” jelas Elki.

 

Sementara itu, Naraajie Emerald Ramadhan Putra meraih gelar pemain amatir terbaik (Lowest Amateur). Meski bermain kurang bagus di hari terakhir dengan skor 74 (dua-di atas par), Naraajie tetap menyabet gelar tersebut dengan skor total  221 (satu-di bawah par). Ia unggul dengan lima pukulan dari pesaing terdekatnya, Theodore Raharja, yang mencetak skor total 226 (empat-di atas par).

 

 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE