AUTHOR

OBGOLF

02 May 2021

Trofi Major Asia tetap Bertahan di Korea

Trofi HSBC Women’s World Championship 2021 tetap berada di tanah Korea. Hyo Joo Kim mempertahankan dominasi pegolf Negeri Gingseng di turnamen major Asia ini.

Permainan apik Hyo Joo di putaran terakhir berkontribusi besar terhadap keberhasilan pegolf wanita berusia 25 tahun ini. Hyo Joo membukukan skor 64 (delapan-di bawah-par) dengan tanpa membuat satu bogey pun. Skor ini mengangkat namanya ke posisi No. 1 di leaderboard dengan perolehan total skor 271 (-17).

Selama 30 menit, Hyo Joo harus menunggu empat grup di belakangnya untuk memastikan posisinya. Hannah Green dari Australia yang berada di grup terakhir sempat mengambil alih posisi pimpinan leaderboard di hole 16. Namun, dua bogey di dua hole terakhir mengubur peluang Hannah untuk mengukir gelar ketiganya di LPGA Tour. Gelar ini menjadi titel keempat Hyo Joo setelah terakhir kali pada 2016.

“Menang setelah sekian lama, rasanya seperti menang pertama kali. Rasanya seperti mimpi saat ini,” kata Hyo Joo.

Keberhasilan Hyo Joo ini seakan melanjutkan dominasi Korea di HSBC Women’s World Championship di Singapura. Tahun lalu, Sung Hyung Park dari Korea juga memenangi gelar yang sama. Hyo Joo menjadi pemain keenam yang menjuarai HSBC Women’s World Championship sejak turnamen yang kini berhadiah total US$1,6 juta ini dimulai pada 2008.

“Target saya tahun ini adalah menang, dan saya senang saya sudah mencapainya. Saat bermain di KLPGA tahun lalu, saya mengasah keterampilan dan ingin menyesuaikannya tahun ini di LPGA, dan saya sangat senang bahwa hasil ini telah berakhir (positif).”

Hannah yang tertinggal dua pukulan dari Hyo Joo (-17) sempat bergabung di puncak--bersama Hyo Joo--usai membukukan eagle di hole 14. Dua hole berikutnya, birdie di hole 16 mengangkatnya di posisi No. 1 sendiri dengan -18. Namun, bogey di hole 17 dan 18 membuyarkan peluang juara Hannah. Seandainya bisa par di 18, Hannah masih bisa memaksa untuk play-off.

“Saya tidak merasa berada dalam momentum hingga saya buat eagle di 14. Ini cara yang bagus untuk mendapatkan momentum saya, tetapi sangat mengecewakan harus menyelesaikan dua 3 putt (hole 17 dan 18). Ada sedikit tegang di hole akhir, yang sebenarnya bagus karena saya merasa kehadiran penonton bermakna sesuatu bagi saya. Saya merasa sangat dekat. Jadi, saya hanya berharap saya bisa melanjutkan momentum ini dan siapa tahu ada hasil bagus di pekan depan,” kata Hannah.

Dua penguasa leaderboard di putaran ketiga, Inbee Park (Korea) dan Xiyu Lin (China) harus puas di T3, bersama Patty Tavatanakit Thailand. Ketiganya sama-sama mengumpulkan skor total 276 (-15).

Foto: Getty Images

 

 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE