AUTHOR

OBGOLF

07 May 2021

Dua Bintang Tuan Rumah Rajai Putaran Pertama

Putaran pertama Honda LPGA Thailand yang berlangsung kemarin menjadi pesta dua andalan tuan rumah. Patty Tavatanakit dan Atthaya Thitikul mencetak skor sama, 64, (8-di bawah par). Keduanya sementara memimpin leaderboard dalam turnamen berhadiah total US$1,6 juta di Siam Country Club, Chonburi.

Patty yang menjadi idola baru setelah memenangi ANA Inspiration bulan lalu ini mencetak sembilan birdie, yang dikurangi satu bogey di hole 6. Bermain tanpa penonton, pegolf berusia 21 tahun ini membuka peluang untuk menjuarai turnamen di rumah sendiri.

“Saya berada dalam posisi sangat baik di green,” kata Tavatanakit, seperti dikutip AP. “Saya membuat beberapa kesalahan, tetapi saya bisa memperbaiki dan meninggalkan hole dengan par ketika tidak membuat birdie.”

Patty yang pekan lalu menduduki posisi ketiga di Singapura kini menggantikan seniornya, mantan pegolf No. 1 Dunia Ariya Jutanugarn, sebagai pegolf Thailand yang menempati peringkat tertinggi dunia. Ia menempati posisi No. 12 Dunia.

Bersanding dengan Patty di puncak leaderboard, Atthaya terlebih dahulu memberikan harapan bagi tuan rumah. Eagle kedua di hole terakhir langsung mendorong posisi pegolf fenomenal Thailand ini  ke peringkat teratas.

“Saya punya putaran yang luar biasa,” kata Atthaya, yang mencetak dua eagle dan lima birdie, dengan satu bogey.

Atthaya mungkin bisa mengejutkan publik Thailand seperti yang diukirnya pada 2014, ketika Atthaya mencetak rekor sebagai pegolf termuda (berstatus amatir) yang menjuarai Thailand Championship (turnamen profesional. Ia saat itu berusia 14 tahun. Kemudian, pada 2019, Atthaya lagi-lagi membuat rekor sebagai pemain termuda yang memenangi dua turnamen Ladies European Tour (LET) saat meraih trofi Thailand Championship di usia 16 tahun. Tahun lalu, ia beralih status ke profesional, dan menduduki  kursi No. 1 di Thai LPGA Tour di akhir 2020. LPGA Thailand menjadi pertandingan terakhirnya di Thailand sebelum bergabung LET.

Di belakang Patty dan Atthaya, Nanna Koerstz Madsen (Denmark) dan Ariya Jutanugarn (Thailand) berada di T3 dengan total skor -7. Hannah Green (Australia), Lydia Ko (Selandia Baru), dan Caroline Masson (Jerman) di T5 dengan -6.

Foto: Getty Images

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE