AUTHOR

OBGOLF

23 June 2021

Hawaii-nya Korea Selatan

Korea Selatan memiliki 3.358 pulau. Lebih dari 30 pulau ini sering menarik perhatian  pengunjung yang datang untuk menikmati pemandangan indah pulau-pulau tersebut. Salah satu pulau yang populer ini adalah Pulau Jeju.

Berlokasi di selatan semenanjung Korea, Jeju yang merupakan pulau terbesar di Korea adalah pulau vulkanik. Pulau ini menjadi rumah Gunung Hallasan, gunung tertinggi di Korea Selatan dengan ketinggian 1.950 meter.

Popularitas Pulau Jeju ini ditopang keindahan alam dan kebudayaan yang unik, ditambah lagi cuaca yang hangat sepanjang tahun—meski berada di musim dingin. Selain pantainya yang indah dan pedesaan yang subur, Pulau Jeju menawarkan berbagai aktivitas luar ruangan, seperti hiking di Gunung Hallasan, mendaki di Seongsan Illchulbong, menjelajahi saluran lava gelap yang sejuk, dan melihat formasi batu kepala naga ketika dihantam ombak.

Jeju pun memiliki julukan “Samda-do”, pulau dengan tiga faktor (angin, batu dan wanita) berlimpah. Karena letaknya dikelilingi air, banyak angin bertiup. Batu-batuan mendominasi Pulau Jeju. Pagar rumah, batas petak lahan, dan bukit-bukit kecil di antara permukiman tersusun atas bebatuan, termasuk batu kepala naga (dragon head rock). Semua batu di Jeju terbentuk dari muntahan Gunung Hallasan. Sementara, wanita di Jeju terkait dengan sejarah masa lalu. Para wanita Jeju ini menjadi tulang punggung keluarga, menyelam untuk membiaya hidup, bekerja di lading dan pasar, dan mencari kayu bakar, karena dulu banyak laki-laki yang hilang saat pergi ke laut untuk menangkap ikan.

Gunung Halla merupakan satu dari keajaiban alam Jeju yang diakui Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB (UNESCO) sebagai Situs Warisan Dunia pada 2007. Lalu, ada pula Sistem Tabung Lava Geomunoreum, yang memiliki tabung lava sepanjang 13 kilometer dan setinggi 7,6 meter, dan Seongsan Ilchulbong atau Puncak Matahari Terbit, yang berupa kerucut raksasa dengan kawah di bagian tengah yang terbentuk oleh aktivitas vulkanik ribuan tahun lalu

Sebelumnya, Jeju ditetapkan sebagai Cagar Biosfer tahun 2002. Kemudian, pada 2010, pulau ini mendapat pengakuan kembali dari UNESCO sebagai Taman Bumi (Geopark), dan berlanjut pada 2011 sebagai satu dari tujuh keajaiban dunia,  bersanding dengan Pulau Komodo di Indonesia.

TEMPAT FAVORIT

Air terjun Jeongbang

Jeongbang merupakan air terjun populer di Pulau Jeju Island karena satu-satunya air terjun yang jatuh ke laut. Dengan tinggi 23 meter dan terletak dekat lautan, air terjun ini menjadi tempat favorit para wisatawan untuk berfoto-foto ataupun swafoto.

Tebing Jusangjeolli

Jusangjeolli Cliffs adalah struktur batuan vulkanik yang spektakuler di pantai timur Resor Wisata Jungmun. Ini adalah satu set pilar batu kehitaman dan berbentuk bulat telur. Tebing ini merupakan bukti keindahan alam yang terbesar.

Pantai Jungmun

Terletak di selatan Pulau Jeju, Pantai Jungmun merupakan pantai paling populer di pulau tersebut. Pantai berpasir putih terbentang sepanjang 560 meter. Besarnya ombak di pantai yang satu ini menjadikan Jungmun tempat surfing favorit orang lokal. Di kanan pantai tersebut, terdapat gua laut alami yang disebut Gua Haesikgul.

Jembatan Seonimgyo

Jembatan Seonimgyo merupakan jembatan yang melengkung di atas gua tempat Air Terjun Cheonjeyeon berasal. Di kedua sisi jembatan, terukir tujuh peri yang digambarkan sebagai  tujuh peri legendaris dan cantik yang turun dari langit di malam hari.

Jeju Folk Village Museum

Museum ini merupakan salah satu area yang sering dikunjungi wisatawan. Ada desa buatan yang dibangun di atas tanah seluas 16 hektare. Dengan total 117 rumah dan fasilitas, desa terdiri dari beberapa kampong kecil yang dibuat dengan meniru suasana desa pada 1890-an. Ada Desa Pegunungan, Desa Bukit-Desa, Desa Nelayan dan Desa Perdukunan.

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE