AUTHOR

OBGOLF

27 January 2017

Momentum Untuk Bangkit. Indonesian Golf Tour - Top Skor Golf Invitational

MATOA, 27 Januari. Musim baru dari sirkuit golf profesional nasional mulai bergulir. Turnamen pembuka Indonesian Golf Tour (IGT) musim 2017 akan berlangsung di Padang Golf Matoa Nasional pada 30 Januari-1 Februari melalui sebuah event bertajuk "Top Skor Golf Invitational". Turnamen yang dinaungi oleh PGA Tour of Indonesia dan Persatuan Golf Indonesia ini menyediakan hadiah total Rp200 juta dan diikuti para pegolf profesional dan amatir terbaik di Indonesia.

Menyambut kompetisi di musim baru ini, para pegolf  telah melakukan berbagai persiapan. Beberapa di antaranya terus berupaya meningkatkan ketajaman pukulan setelah mengevaluasi permainan selama musim lalu.

Rinaldi Adiyandono, misalnya.  Juara Grand Final IGT 2014 memandang Top Skor Golf Invitational - seri pertama IGT ini sebagai momentum untuk bangkit setelah dua tahun terakhir tanpa gelar dan kembali ke jalur juara. “Terakhir saya juara itu di final IGT 2014. Sepanjang tahun 2015 saya mendapatkan dua kali kesempatan menjadi juara melalui babak play off tapi gagal di keduanya. Tahun 2016 saya mengalami cedera pada pinggang dan hal itu sangat memukul permainan saya. Saya pikir saya bisa mengejar sebuah kemenangan pada pertengahan tahun namun saya tidak mendapatkannya,” jelas Rinaldi.

Untuk tampil di Matoa, Rinaldi terus memperbaiki kelemahannya. “Kelemahan saya sebelumnya adalah pukulan wedge saya, maka saya fokus untuk memperbaiki itu,” kata Rinaldi.

Tekad Rinaldi untuk bangkit di musim ini cukup besar. Ia bahkan menargetkan diri untuk juara pada musim ini untuk mendongkrak kepercayaan dirinya. "Target saya tahun ini menjadi juara. Jumlahnya itu menyusul, tapi saya harus juara dulu," ujar Rinaldi.

Seperti halnya dengan Rinaldi, Ian Andrew pun berharap hasil yang lebih baik di musim ini dibanding musim lalu, meski berhasil meraih dua gelar IGT pada 2016. Ian bahkan berhasil meraih Order of Merit IGT 2016 atas konsistensi permainannya pada musim lalu tersebut.  "Sebagai juara Order of Merit IGT 2016 harapan saya di musim 2017 tentu bisa bermain lebih baik lagi. Kalau saya bisa juara Order of Merit IGT, saya juga ingin jadi juara Order of Merit PGA Tour of Indonesia," kata Ian yang menyabet gelar Pemain Terbaik pada 2015 usai memenangi Grand Final IGT 2015 yang merupakan gelar ketiganya pada musim itu.

Ian bersama beberapa pegolf profesional nasional, seperti George Gandranata, Rory Hie, dan Danny Masrin, bahkan sudah memanaskan suhu permainan mereka dengan terjun di turnamen-turnamen internasional dalam kalender Asian Tour dan Asian Development Tour (ADT) yang bergulir pada Januari ini. "Saya sudah mengikuti dua turnamen diawal tahun 2017 (Thailand dan Malaysia) dan permainan saya cukup bagus saya harap bisa bermain bagus di turnamen pembuka Indonesian Golf Tour, Top Skor Golf Invitational - seri pertama IGT, Senin besok," tambah Ian.

Bersama Rory yang meraih penghargaan the Most Improved Player musim lalu dan Pegolf Terbaik 2016 Danny, Ian berhasil lolos cut di PGM CCM Seriemas Championship, salah satu turnamen ADT, pada 18-21 Januari lalu. Ian menempati T35, sedangkan Rory di T27 dan Danny T42. Namun, George yang gagal lolos cut masih tetap menempati posisi 8 dalam Order of Merit ADT, posisi tertinggi dari para pegolf Indonesia lainnya. 

Top Skor Golf Invitational - seri pertama IGT diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit. Lalu, siapa yang akan memecahkan telur pertama di awal musim 2017 ini?

Selain mengakomodasi para pegolf profesional, Top Skor Golf Invitational - seri pertama IGT pun menghadirkan para pegolf amatir yang ingin meraih poin untuk World Amateur Golf Ranking. Top Skor Golf Invitational terdaftar sebagai satu dari delapan turnamen IGT yang memiliki poin untuk WAGR.  Selain mendapat poin rangking, para peserta Top Skor Golf Invitational - seri pertama IGT tentunya akan mendapat pengalaman berharga sekaligus mengasah kemampuan golf mereka dalam atmosfer kompetisi. "Buat saya, IGT adalah tempat bagi pegolf profesional dan amatir untuk mencari pengalaman dan mempertajam skill dalam bermain golf. Selain itu, IGT juga memberikan kesempatan untuk merasakan turnamen profesional yang serius," kata Rinaldi, yang merupakan mantan atlet amatir nasional.

"IGT merupakan turnamen untuk pegolf-pegolf Indonesia untuk menguji kemampuan.  Turnamen IGT sangat bagus. Saya berharap akan ada lebih banyak lagi sponsor yang mendukung penyelenggaraan IGT ke depannya," tambah Ian yang juga mantan atlet nasional. Ian pun memberikan apresiasi besar kepada para sponsor, termasuk Top Skor, yang telah mendukung roda sirkuit golf profesional nasional tetap berputar pada musim ini. 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE