AUTHOR

OBGOLF

26 June 2018

Hendri Nasim Pegang Kendali Putaran Pertama

Serpong, 25 Juni. Perhelatan Indonesian Golf Tour (IGT) Seri V berlangsung di Damai Indah Golf- Bumi Serpong Damai (BSD) Course. Turnamen berhadiah total Rp200 juta ini diikuti 104 pegolf, 37 di antaranya pegolf amatir, dan ditambah sembilan pegolf amatir putri.

 

Putaran pertama IGT Seri V disambut hujan deras yang turun sejak pukul 06.00 WIB. Namun, pertandingan hari pertama berlangsung lancar hingga tee time siang bisa diselesaikan tepat waktu pada sore ini.

 

Meski kondisi lapangan lebih berat dari biasanya, atmosfer permainan selama putaran pertama berjalan cukup dinamis. Danny Masrin yang bermain di jadwal pagi terlebih dahulu menduduki posisi puncak dengan perolehan tiga-di bawah par. Mencetak skor 69, Danny memimpin sendirian ketika jadwal siang mulai berlangsung.

 

“Hari ini memang cukup berat. Hujan on dan off. Namun, saya memulai sembilan hole pertama dengan cukup baik, tiga birdie dikurangi satu bogey. Lalu, tambahan dua birdie melawan satu bogey. Sejauh ini pukulan saya cukup baik. Beberapa kesempatan birdie gagal masuk, sebagian karena lip out. Namun, dengan kondisi cuaca dan lapangan yang berat, saya menerima hasil hari ini,” kata Danny yang merupakan juara IGT Seri II tahun ini.

 

Saat menjelang sore, posisi Danny tergusur oleh Hendri Nasim yang menyelesaikan putaran pertama dengan skor 67 (lima-di bawah par). Ketika sudah mencetak satu-di atas par hingga hole 12, Hendri secara mengejutkan membukukan birdie berturut-turut di enam hole terakhir. Permainan impresif Hendri ini sangat berbeda dengan kondisi fisiknya yang diakui Hendri justru drop usai menyelesaikan sembilah hole pertama. “Badan saya meriang,” kata Hendri, ketika masuk tee hole 10. Tidak mengherankan jika ia bergegas meninggalkan clubhouse usai melaporkan hasil skornya.

 

Setengah jam kemudian, Almay Rayhan Yaquta menyodok ke posisi kedua, bersanding dengan Danny. Atlet amatir yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 pada Agustus nanti bermain luar biasa setelah hole 12. Usai double bogey berturut-turut di hole 11 dan 12, yang mengikis perolehan dua birdie di sembilan hole pertama, Almay langsung menebus dengan tiga birdie di tiga hole berturut-turut: hole 13, 14, dan 15. 

 

“Setelah hasil yang kurang bagus di IGT-IGT sebelumnya, hari ini saya seperti mendapatkan momentum untuk tampil sangat baik. Saya bermain lepas pada siang ini. Dua double bogey di hole 11 dan 12 saya terima tanpa harus merasa kesal atau apa pun. Itu sebabnya saya bisa memperbaiki di hole-hole berikutnya. Libur panjang setelah IGT IV pada pertengahan puasa lalu membuat pikiran saya lebih fresh,” kata Almay, yang menargetkan untuk meraih juara di IGT kali ini. Untuk sementara, Almay masih memimpin dalam peluang untuk meraih gelar pemain amatir terbaik (the Low Amateur), unggul dua pukulan dari atlet Asian Games lainnya Naraajie Emerald R.P. yang menempati posisi T6 dengan skor 71 ( satu-di bawah par).

 

Di bawah Danny dan Almay, George Gandranata yang berada di posisi keempat tertinggal satu pukulan dengan dua-di bawah par (70). Sementara, lima pegolf lainnya (satu di antaranya pegolf amatir) berada di T6 dengan skor satu-di bawah par (71).

 

Sementara itu, di divisi putri, pegolf Asian Games Ida Ayu Melati memimpin dengan perolehan skor 68 (empat-di bawah par). Ida mengungguli rekan satu tim Asian Games Marcella Pranovia (70) dengan dua pukulan. Atlet Asian Games lainnya Ribka Vania menempati posisi ketiga dengan 73 (satu-di atas par).

 

 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE