AUTHOR

OBGOLF

23 June 2021

Main Golf Aman dengan Prokes CHSE

Pandemi Covid-19 yang merebak pada Februari tahun lalu mendorong semua pihak menerapkan protokol kesehatan. Saat ini sosialisasi Protokol Kesehatan CHSE terus digalakkan. Salah satunya dalam kegiatan Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf.

Protokol kesehatan yang merujuk pada CHSE: cleanliness (kebersihan), health (kesehatan), safety (keamanan), dan environment sustainability (ramah lingkungan) disusun untuk mendorong perekonomian tetap berputar dengan aman di tengah pandemi. Karena itu, sosialisasi Protokol kesehatan CHSE ini terus digiatkan, termasuk yang dilakukan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam “Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf”.

Pelaksanaan kegiatan ini menjadi sarana untuk sosialisasi penerapan CHSE pada olah raga yang kini dikembangkan sebagai sport tourism ini. “Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf” ini berlangsung pada 5 Mei 2021 di Jababeka Golf & Country Club, Cikarang.

Protokol CHSE memang menjadi panduan dalam menjalankan segala kegiatan ditujukan bagi seluruh pelaku usaha maupun pihak-pihak yang terlibat industri, khususnya yang terkait dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Golf memang salah satu kegiatan olah raga yang dibidik untuk sosialisasi ini. Saat ini golf menjadi olah raga golf yang sedang dikembangkan sebagai sport tourism.

Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf mengundang para awak media dan pelaku usaha golf. Bermain selama 18 hole, mereka akan mempraktikkan Protokol CHSE secara utuh untuk mendukung olah raga yang sehat, aman, dan nyaman dimainkan dalam rangka meminimalisasi risiko penularan Covid-19.

“Kami ingin sektor pariwisata, khususnya di golf, bergerak kembali dan beraktivitas lagi. Kemenparekraf bersama pihak-pihak yang terkait telah menyusun protokol kesehatan untuk golf. Kita berharap teman-teman pelaku (usaha) dan juga pegolf bisa menerapkan protokol yang sudah disusun bersama, Kemenparekraf, asosiasi, dan industri yang terlibat. Jadi, pariwisata tetap berjalan, protokol kesehatan tetap diterapkan,” kata Direktur Promosi Wisata Minat Khusus Kemenparekraf RI, Adella Raung

Jababeka Golf & Country Club menjadi lokasi kegiatan untuk sosialisasi penerapan Protokol CHSE pada olah raga golf. Ini dirasa cukup tepat karena lapangan golf 18 hole ini telah tersertifikasi CHSE sejak Desember tahun lalu dengan nilai memuaskan. Dengan menyandang sertifikasi CHSE, Jababeka Golf & Country Club telah mendapat bentuk akreditasi nasional bahwa mereka telah memenuhi dan menjalankan protokol kesehatan ketat demi pelayanan wisata (golf) yang bersih dan aman.

"Kami bangga bisa menjadi tuan rumah Gathering Media dan Pelaku Usaha Golf. Para peserta Gathering bisa menyaksikan secara langsung bagaimana penerapan protokol CHSE yang sebenarnya di Jababeka Golf and Country Club yang sudah tersertifikasi ini. Dengan adanya kegiatan ini, Jababeka Golf bisa menunjukkan bagaimana pegolf bisa main dengan aman dan sehat," kata Rully Lasahido, Managing Director Hospitality sebagai pengelola Jababeka Golf and Country Club.

Melalui sosialisasi penerapan Protokol CHSE ini, para peserta diharapkan bisa lebih memahami Protokol CHSE yang tepat. Namun, lebih dari itu, mereka (para peserta) ini juga bisa menjadi “duta-duta” dalam memasyarakatkan Protokol CHSE ini lebih luas kepada seluruh pelaku dan pihak-pihak yang terkait dalam usaha golf ini, termasuk juga para pemain golf. 

 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE