AUTHOR

OBGOLF

13 August 2020

Hajat Golf Triathlon Pertama di Indonesia

Di tengah kondisi pandemi Covid-19, berbagai aktivitas mau tidak mau menyesuaikan diri dengan kebiasaan baru. Turnamen Gottong menjadi salah satu event yang berhasil beradaptasi dengan tuntutan keadaan wabah yang hingga saat ini belum mereda ini.

 

Pandemi Covid-19 telah menciptakan tren baru dalam berwisata. Wisatawan kini “dituntut” untuk lebih memperhatikan protokol-protokol wisata, terutama yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, serta kenyamanan. Tidak hanya itu, kegiatan wisata minat khusus berbasis alam atau outdoor, seperti wisata adventure, bersepeda, lari, serta golf menjadi aktivitas yang populer saat pandemi dan diprediksi akan menjadi aktivitas yang paling diminati juga pasca-pandemi nantinya.

 

Melihat animo tinggi terhadap aktivitas outdoor ini, OB Golf pun menangkap peluang ini untuk menggelar sebuah turnamen yang diberi tajuk “Gottong” (Golf Triathlon tanpa Nongkrong). Digelar pada 26 Juli lalu, event ini mengadopsi triathlon yang umum, yaitu perlombaan multi-olahraga yang dilakukan berurutan: renang-sepeda-lari. Gottong 2020 ini mengganti nomor renang dengan golf, sehingga yang dipertandingkan adalah nomor sepeda-lari-golf.

 

Event Gottong 2020 ini lebih dikenal dengan golf triathlon, yang pertama di Indonesia. Adapun tujuannya adalah untuk mendorong semangat para olahragawan untuk terus melakukan aktivitas olahraga dalam kondisi apa pun, khususnya dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pun sangat mendukung Gottong 2020.

 

“Bagi kami, event seperti ini perlu banyak diselenggarakan karena ini mendorong masyarakat kita untuk tetap beraktivitas olahraga di tengah kondisi pandemi ini. Namun, penyelenggara tetap tidak melupakan protokol kesehatan yang berlaku agar kegiatan-kegiatan seperti ini bisa berlangsung secara aman. Kami pun berharap Gottong ini membantu untuk menghidupkan kembali rantai ekonomi yang sempat terputus karena Covid-19. Melalui event Gottong ini pula, para pecinta olahraga sepeda serta lari bisa mengetahui olahraga golf ini,” kata Rizki Handayani, Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Event) Kemenparekraf/Baparekraf.

 

Jika sepeda dan lari cukup dikenal di Tanah Air, melalui Gottong ini, golf pun akan lebih dikenal olahraga outdoor yang bisa dilakukan di tengah pandemi ini. Kemenparekraf bahkan melihat bahwa --sebagai olahraga outdoor-- golf berpotensi bagus untuk dikembangkan di Indonesia karena Indonesia memiliki lapangan-lapangan golf berkelas internasional yang memiliki keunggulan untuk menarik perhatian wisatawan lokal dan mancanegara.

 

“Hal ini tentunya akan menjadi diversifikasi sektor wisata, yang tentunya akan mendatangkan devisa bagi negara,” tambah Rizki.

 

Mengingat kondisi Covid-19 ini, penyelenggara turnamen meminimalisasi jumlah peserta agar tidak menimbulkan kerumunan atau keramaian. Karena itu, jumlah peserta dibatasi hingga 60 orang. Selain itu, penyelenggara pun menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19, seperti mendorong para peserta untuk mengisi formulir terkait pertanyaan seputar kesehatan, membatasi dan mengatur jam pertandingan sehingga pembatasan jarak antara satu peserta dengan peserta lainnya (misalnya: 1 batch/grup hanya berisi delapan peserta), dan tidak mengadakan kegiatan untuk pengumuman pemenang atau pembagian hadiah sehingga menghindari kerumunan atau keramaian (yang nongkrong/menunggu pengumuman).

 

Selain pergelaran olahraga, event Gottong ini berkontribusi dalam pembinaan atlet. Penyelenggara Gottong mengumpulkan dana dari donasi dari para peserta. Sebanyak Rp16,7 juta berhasil dikumpulkan dan langsung diserahkan kepada Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi DKI Jakarta untuk membantu program pembinaan atlet-atlet golf DKI.

 

“Kami berterima kasih atas penyelenggaraan Gottong ini. Meski jumlah pesertanya terbatas, event ini bisa memberikan kontribusi banyak kepada para atlet PGI DKI. Kami berharap event Gottong lainnya akan lebih besar dan lebih sukses sehingga bisa menarik animo yang lebih banyak dari para peserta,” kata Reza Rajasa, Ketua Umum Pengurus PGI Provinsi DKI.

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE