AUTHOR

OBGOLF

21 September 2020

INSIGHT PROFILE WEBB SIMPSON

Simpson meraih hasil-hasil positif tersebut melalui usaha dan kerja kerasnya dalam dua tahun terakhir. Ia “berguru” pada Jeffrey Preston Bezos, seorang miliuner Amerika yang merupakan pendiri dan CEO perusahaan teknologi mutinasional Amazon. Bezos “mengajarkan” sebuah prinsip yang kemudian menjadi kunci keberhasilan Simpson dalam permainannya dalam dua tahun terakhir. 

Simpson sebenarnya bukanlah pemain baru. Ia pernah berjaya di 2011 hingga 2013 dengan menyabet empat gelar PGA Tour, termasuk gelar US Open 2012. Setelah 2013, ia mengalami musim kemarau tanpa gelar selama empat tahun. Simpson kembali ke lingkaran juara pada 2018 dengan gelar The PLAYERS Championship. Tahun berikutnya, ia pun bisa eksis lagi hingga saat ini. Berikut perjalanan karier golf alumnus Wake Forest University ini:

Saat merayakan kemenangan di Waste Management Phoenix Open, Simpson menyebutkan Jeff Bezos sebagai salah satu orang yang “berjasa” terhadap keberhasilannya. Mengapa demikian?

Simpson dan Bezos tidak kenal satu sama lain. Namun, Bezos telah mengajarkan Simpson sesuatu hal yang penting untuk permainan golfnya. Sebuah artikel tentang miliuner Amazon itu menyatakan bahwa “langkah demi langkah” adalah kunci keberhasilan Bezos dan perusahaannya. “Dan artikel tersebut menceritakan bagaimana ia mencoba untuk melakukan setiap langkah dan mendorong perusahaannya mengambil setiap langkahnya, baik itu kecil atau besar, dan menanganinya dengan hati-hati dan melakukan yang terbaik di setiap langkahnya,” kata Simpson, seperti dikutip Golf.com. 

Bagaimana Bezos “membantu” permainan Simpson?

Simpson menyadari bahwa golf ini sebuah permainan dengan banyak faktor: pemain dan kondisi lapangan yang begitu banyak untuk dikendalikan. Belajar dari Bezos, Simpson mulai fokus pada setiap langkahnya di mana pun ia berlatih. Mentalitas langkah demi langkah (step by step) ala Simpson ini bekerja dengan baik. Meski pukulannya tidak jauh, Simpson memastikan pukulannya tetap lurus. Di putaran akhir Waste Management Phoenix Open, Simpson yang tertinggal dua pukulan dari sang leader Tony Finau tetap tampil santai. Ia kemudian mencetak dua birdie di dua hole akhir untuk memaksa Finau ke babak playoff dan menang dengan birdie di hole 18.

Dengan raihan prestasinya saat ini, bagaimana permainan golf Simpson ketika junior?

Simpson yang mengenal olahraga ini sejak berusia 8 tahun hanyalah seorang anak yang menyukai golf apa adanya. Sang ayah, Sam Simpson, menjelaskan bahwa putranya tidak mewarisi bakat apa pun. Kalaupun Simpson bisa meraih prestasi hingga seperti saat ini, jelas Sam, “Ia bekerja keras dengan apa yang dikerjakannya. Kerja kerasnya ini bekerja untuknya, dan dia mencintai olahraga ini.” 

Bagaimana kesan pertama Simpson terhadap golf?

Simpson cukup beruntung karena bisa belajar golf di usia belia. Ia mengenal golf karena rumahnya yang berada di Country Club at Landfall, Wilmington, bersebelahan dengan putting green Dye Course. Sejak pertama kali bermain, Simpson langsung jatuh cinta terhadap olahraga tersebut. Ia tidak keberatan jika harus menghabiskan berjam-jam untuk berlatih. “Saya main basket dan tenis,” kata Simpson. “Ketika saya berlatih olahraga-olahraga tersebut, ini seperti kerja beneran. Tetapi, ketika main golf, saya pukul bola, putting, men-chip, dan sebagainya, ini terasa menyenangkan bagi saya. Jadi, saya berhenti basket dan tenis ketika beranjak remaja.” 

Bagaimana pengalaman golf Simpson sebelum tampil penuh di PGA Tour?

Berkat latihan keras dan konsentrasi yang tinggi, Simpson bisa mengukir beberapa prestasi di amatir. Ia mengoleksi enam gelar amatir bergengsi dari 2004 hingga 2007. Simpson pun memperkuat tim AS dalam dua turnamen beregu: Walker Cup dan Palmer Cup, yang dimenangi dua-duanya. Pada Juni 2008 ia menjadi pemain profesional. Di tahun itu, Simpson bisa bermain di beberapa turnamen PGA Tour dan Web.com dengan jalur sponsor exempt. Akhir 2008, ia bisa menyabet kartu PGA Tour setelah berada di posisi T9 di Qualifying School PGA Tour.

Pada 2010 Simpson hampir kehilangan kartu PGA Tour, dengan berada di posisi bawah (T94) dalam daftar pendapatan terbanyak (money list). Namun, ia bisa survive di musim berikutnya, dan bahkan berhasil menyabet dua gelar juara, berkat nasihat seorang pelatih golf di perguruan tinggi. Apa wejangan yang diterima Simpson?

Menurut Simpson, sang pelatih itu mengatakan sesuatu bahwa satu hal yang penting dalam permainan ini adalah Anda selalu mengalami peningkatan, meski itu hanya sedikit saja. “Ini benar-benar membantu saya pada 2010 ketika saya di ujung tanduk. Saya tahu bahwa saya lebih baik dari saya di tahun sebelumnya. Saya terus berusaha memperbaikinya,” kata Simpson. Mentalitas itu, bahwa memenangi turnamen tidak lebih penting dari peningkatan pribadi, memberikan Simpson kemampuan yang tidak biasa dalam menyelesaikan hambatan. 

Usai menjuarai turnamen major US Open pada 2012, Simpson merasakan atmosfer yang berbeda di sekitarnya. Seperti apa perubahan tersebut?

Dalam level personal, Simpson merasakan perubahan tersebut. Ia lebih dikenal. Ketika hadir dalam sebuah turnamen, Simpson sering memperkenalkan siapa dirinya ketika ia memberikan tanda tangan kepada seorang anak yang kemudian bertanya ibunya siapa dia (Simpson). Sang ibu kadang menjawab, ia nggak tahu siapa (Simpson) itu. Kini orang banyak mengenalnya. Namun, di luar itu, banyak perubahan yang terjadi pada Simpson. Peringkat dunianya melesat jauh. Kepercayaan dirinya menguat. “Saya merasakan apa rasanya dalam sebuah turnamen major dan kepercayaan diri saya meroket,” kata Simpson. Ia telah merasakan tekanan paling dashyat dalam level turnamen major, dan ia bisa mengatasinya. “Ada sebuah kelegaan saat menyadari, hei saya pernah merasakan itu. Saya bisa melihat ke belakang dan mengatakan saya pernah mengalaminya. Saya tahu apa yang harus dilakukan, saya tahu apa yang diharapkan dan saya mampu bermain dalam tekanan,” tambahnya. 

Simpson dikenal sebagai pegolf yang memiliki keahlian menggunakan belly putter. Namun, pada 2016 putter jenis ini dilarang untuk digunakan dalam turnamenturnamen kompetitif. Bagaimana Simpson mengatasinya?

Simpson dikenal jago menggunakan belly putter--yang menjadikan perut sebagai poros (anchor) saat menggerakkan putter tersebut—yang mengantarkannya tiga gelar PGA Tour dan satu gelar major hingga 2013. Larangan terhadap anchor putter ini diterapkan pada awal 2016. Hal ini berdampak pada penurunan pada performa putting Simpson. Agar bisa bangkit, Simpson harus mengubah grip-nya. Ia pun mulai menggunakan claw grip. Ketika the PLAYERS 2017, Simpson bisa lolos cut setelah gagal dalam dua musim sebelumnya dan berakhir di posisi T66. Teknik baru ini datang dari nasihat juara the PLAYERS 2010 Tim Clark yang mencoba ganti grip ketika meninggalkan anchored stroke. "[Clark] bertanya pada saya apakah pernah mendoba claw grip, dan saya jawab belum pernah," kata Simpson. "Lalu, saya coba. Saya ternyata menyukainya. Berkat Tim, saya mulai putting bagus pada 2017."

Setelah empat tahun tanpa gelar, Simpson kembali ke lingkaran juara dengan memenangi The PLAYERS Championship pada 2018. Bagaimana kesan Simpson dengan come back-nya itu?

Bagi Simpson, gelar tersebut bermakna sangat besar sekali. Ia merasakannya seperti baru pertama kali juara. “Saya merasakannya sama seperti ketika menang di Greensboro pada 2011. Memenangi turnamen major dan beberapa turnamen PGA lainnya, dan kemudian hilang – saya rasa lebih dari empat tahun tanpa kemenangan. Saya tidak pernah meragukan diri saya sendiri, tetapi di saat yang sama, rasanya sudah lama sekali,” jelas Simpson. 

Data Fakta Simpson

Lahir: 8 Agustus 1985

Beralih ke Pro: 2008

Kuliah : Wake Forest University

PRESTASI

2004 Azalea Invitational*

2005 Southern Amateur*

2006 Sunnehanna Amateur*

2007 Dogwood Invitational* Southern Amateur* Azalea Invitational*

2011 Wyndham Championship Deutsche Bank Championship

2012 US Open#

2013 Shriners Hospitals

2018 The PLAYERS Championship 2020 Waste Management Phoenix Open

2020 RBC Heritage

2016 WGC-Bridgestone Invitational

*Amateur #Major

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE