AUTHOR

OBGOLF

13 December 2020

Elki dan Bobby

Elki Kow dan “Bobby” Cahyo Adhitomo adalah dua pegolf profesional Indonesia. Keduanya merupakan sahabat karib sejak masih berlaga di ajang kompetisi junior. Persahabatan Elki dan Bobby ini kemudian berlanjut pada kerja sama bisnis yang mereka jalani tahun ini.  Melalui brand Good Game, kedua pro Indonesia ini meluncurkan sarung tangan yang kini mulai dipasarkan di Jabodetabek, Semarang, Surabaya, dan Bali. Namun, ada juga konsumen dari Sumatra, Kalimantan, dan Sulawesi yang memesan Good Game ini melalui layanan toko daring.

Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Februari tahun ini rupanya memberikan hikmah positif bagi keduanya untuk mewujudkan ide iseng yang terlontar pada 2019 lalu. Berikut perbincangan OB Golf dengan dua sahabat yang mulai dekat sejak 2009 ini:

Elki, sebelum pandemi, apa saja aktivitas golf yang sudah dilakukan tahun ini?

E: Saya sempat ikut turnamen di luar negeri, Singapore Open dan Bonchu Championship Januari lalu. Sempat main juga di Qualifying School di Thailand. Namun, setelah itu, semua turnamen golf terhenti karena pandemi. Itu membuat semua aktivitas golf saya berubah total.

Lalu, apa yang dilakukan ketika turnamen terhenti?

E: Saya mulai berbisnis di bidang golf, membuat sarung tangan golf dengan merek: Good Game. Saya berpartner dengan teman baik saya, Bobby.

B: Awalnya iseng. Kita sebagai pegolf profesional pasti membutuhkan sarung tangan. Kami pikir ini akan menjadi bisnis yang bagus. Kita buat dengan bahan yang terbaik, dengan feel yang kita punya dari awal. Berdasarkan pengalaman-pengalaman yang ada, bagaimana agar sarung tangan yang nyaman.

E (menambahkan): Ide yang iseng ini bisa kita jalani dan tidak jauh dari bidang kita sehari-hari.

Kapan ide membuat glove ini tercetus?

E: Membuat sarung tangan ini sebenarnya ide lama, sejak tahun lalu. Timing-nya (mewujudkan ide itu) kebetulan pas. Kondisinya sendiri cukup kontradiktif. Memulai bisnis di saat pandemi. Kita jalani bisnis, tapi orang nggak boleh main golf. Karena itu, pengembangan dan penjualannya sempat nggak fokus. Beberapa bulan sempat terlantar hingga kita diskusi lagi, bagaimana memajukan brand ini.

Mengapa glove?

B: Dalam kondisi pandemi begini, ketika ada PSBB, banyak pegolf baru muncul, dan kebanyakan anak-anak muda. Mereka mulai ngeramein driving range. Nah, kita ini dua profesional bisa bikin desain (sarung tangan) yang menarik. Ini bisa memenuhi kebutuhan mereka.

E: Dengan latar kita berdua sebagai pegolf profesional, ini justru menjadi keuntungan bagi kami dalam mengembangkan produk ini.

Siapa yang membuat desain glove ini?

B: Desain dibuat Elki. Pokoknya kita buat produk yang bisa memuaskan konsumen.  Di samping desain yang bagus dan menarik, serta feel yang nyaman, harganya juga lebih bersaing dari brand-brand yang ada di pasaran.

Ide nama Good Game berasal dari mana?

E: Idenya dari kebiasaan-kebiasaan di game online, yang menyatakan, “Good game, well played (GGWP). Menang-kalah kita selalu disebut GGWP. Saya berpikir good game adalah ucapan yang umum tetapi memberikan hal yang positif. Buat pegolf, olahraga ini kan lebih banyak memberikan hal-hal yang mengecewakan daripada yang memuaskan.  Karena itu, brand ini selalu mengingatkan kita, apa pun yang terjadi di lapangan golf, permainan ini selalu good game. Kita selalu mengapresiasi apa pun yang terjadi di lapangan dan siapa pun teman main kita: golf ini good game.

Apa sih kelebihan glove Good Game ini?

E: Bahan sarung tangan ini sangat empuk. Ketika memakai Good Game, kita seperti tidak menggunakan sarung tangan, terasa menyatu antara sarung tangan ini dan jari-jari. Karena itu, feelnya (memegang club) nyaman. Yang pasti, sarung tangan Good Game memiliki karakter tersendiri dengan produk-produk lain.

Kapan produk ini diluncurkan?

B: Kita meluncurkan produk pada Februari 2020.  Lalu, ada PSBB. Produksi setop. Ketika PSBB transisi, demand golf naik. Kita mulai (injak pedal) gas lagi, mulai produksi dan jualan lagi. Kita mulai fokus dan pasarkan lagi. 

Sejauh ini, bagaimana kalian melihat perkembangan Good Game ini?

B: Sejak memulai bisnis ini, semua melalui proses dari bawah. Kami melihat produk kami awal gagal (tidak memenuhi harapan). Lalu, kami buat lagi. Gagal lagi. Kami review, dan menerima masukan-masukan dari beberapa teman dan pelanggan. Kami olah dan kami kembangkan lagi produk glove ini. Hingga produksi yang sekarang, kami terus mereview dan mengembangkan.  Pokoknya, feedback apa pun (mengenai glove ini) selalu kami terima. Kami tidak ingin berhenti dengan sebuah kepuasan: bahwa sarung tangan ini paling bagus. Kami terus berupaya untuk menjadi lebih baik lagi. Itu tidak sebatas feel saja, tetapi juga pilihan warna, kenyamanan, dan kebutuhan pegolf (untuk dasar pengembangan produk).

Setelah ini, apa lagi?

E: Kita sudah melakukan pengembangan produk, bakal meluncurkan apparel.

Selain menjalani bisnis ini, kegiatan golfnya bagaimana?

E: Saya bekerja di sebuah pabrik. Saya juga masih sempat berlatih dan main golf. Kadang-kadang melatih golf, meski hanya kalangan terbatas. Ini hanya mengisi waktu luang. Perubahan terbesar sih, nggak ikut turnamen dan latihan tidak serutin dahulu (ketika kompetisi masih bergulir). 

B: Saya terakhir ikut kompetisi golf pada 2018. Lalu, sibuk bekerja kantoran. Stop total. Ketika mulai berkiprah lagi awal tahun 2020, eh pandemi. Jadi, aktivitas golf terkatung-katung.  Golf ini sendiri mulai diikuti lagi ketika Elki ngajak bisnis ini. Saya mesti main golf lagi, agar bisa nyoba produknya. Mulai driving lagi, turun lapangan. Kadang-kadang saya mengajar golf juga. Awalnya dari sarung tangan ini.

Apa harapan ke depan?

B: Ke depannya sih, kita berharap produksi-produksi Good Game bisa go international, dan bisa mengembangkan industri golf nasional dengan produk lokal.

 

A D V E R T I S E   W I T H   U S

For more information to learn about our advertising opportunities, please complete the following form:

FIND OUT MORE